318 GTK Ikut Apresiasi GTK OKU 2026, 51 Terbaik Tampil di Panggung Penghargaan

Lintasharian.com, Baturaja – Dedikasi guru dan tenaga kependidikan dalam memajukan pendidikan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah menyerahkan penghargaan kepada GTK yang dinilai berhasil menunjukkan karya, inovasi, dan praktik baik dalam ajang Apresiasi GTK Kabupaten OKU Tahun 2026.

Puncak kegiatan tersebut digelar di Ballroom Hotel The Zuri Baturaja, Rabu (26/8/2026). Momen ini menjadi bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap para guru dan tenaga kependidikan yang selama ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten OKU.

Sebanyak 318 GTK dari berbagai jenjang pendidikan mengikuti rangkaian Apresiasi GTK 2026. Mereka mengirimkan karya maupun praktik baik untuk mengikuti proses seleksi yang telah ditetapkan panitia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 184 peserta dinyatakan memenuhi persyaratan setelah melewati seleksi administrasi dan verifikasi. Seleksi kemudian berlanjut hingga terpilih 51 peserta terbaik untuk mengikuti tahapan presentasi dan wawancara bersama dewan juri.

Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengabdian para guru dan tenaga kependidikan.

“Ini adalah hari bagi para guru dan tenaga kependidikan yang ada di Kabupaten OKU. Pemerintah daerah ingin mengapresiasi apa yang telah mereka kerjakan dan perbuat, dan yang paling penting kita menghargai pengabdian mereka untuk memajukan pendidikan di Kabupaten OKU,” ujar Teddy.

Ia berharap para GTK yang terpilih dapat melanjutkan perjuangan ke tingkat yang lebih tinggi. Teddy juga mendoakan agar perwakilan OKU mampu meraih hasil terbaik pada ajang tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami doakan mudah-mudahan teman-teman yang terpilih bisa ke provinsi dan selanjutnya ke nasional. Mudah-mudahan menjadi yang terbaik di tingkat provinsi maupun nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si., mengatakan Apresiasi GTK bukan sekadar kegiatan untuk menentukan siapa yang terbaik.

Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi ruang untuk menemukan berbagai praktik baik yang dilakukan GTK sekaligus membuka kesempatan bagi mereka untuk saling berbagi pengalaman dan mengembangkan inovasi.

“Apresiasi GTK bukan sekadar mencari siapa yang terbaik. Ini menjadi wadah untuk menemukan praktik-praktik baik, mengangkat karya inovatif, serta memberikan ruang bagi guru dan tenaga kependidikan untuk berbagi dan saling menginspirasi,” ujar Kadarisman.

Ia berharap inovasi yang telah dilakukan GTK tidak berhenti di sekolah masing-masing. Praktik baik tersebut perlu dibagikan agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi dunia pendidikan di OKU.

“Jangan sampai inovasi hanya berhenti di satu sekolah, praktik baik hanya diketahui satu orang, atau karya-karya hebat hanya tersimpan sebagai dokumen. Semua harus kita gerakkan agar memberikan manfaat yang lebih luas,” tegasnya.

Kadarisman juga berpesan kepada para penerima penghargaan agar menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus berkarya dan meningkatkan kualitas pendidikan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tetap semangat dan tidak berhenti mencoba.

Pose bersama panitia.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan Dra. Ohorella Erma, M.I.Kom. Ia menilai kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten OKU tersebut menjadi langkah positif dalam memberikan ruang sekaligus penghargaan kepada GTK.

“Alhamdulillah, bagi para guru di Kabupaten OKU saya rasa ini sudah selangkah lebih maju. Ini bentuk wujud pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, dalam memberikan apresiasi dan penghargaan kepada guru,” kata Ohorella.

Menurutnya, perjalanan peserta tidak berhenti pada tingkat kabupaten. Para pemenang akan mendapat kesempatan mengikuti apresiasi di tingkat provinsi dengan pendampingan BGTK Sumsel.
Peserta terbaik tingkat provinsi selanjutnya berpeluang melangkah ke tingkat nasional untuk berbagi praktik baik bersama guru dari berbagai daerah.

“Ini tidak berhenti di sini. Pemenang akan dikirim dan dikawal BGTK untuk mengikuti apresiasi di tingkat provinsi. Setelah itu ada tingkat nasional untuk berbagi praktik baik lintas provinsi,” jelasnya.

Ohorella berharap para penerima penghargaan semakin termotivasi memberikan layanan terbaik kepada peserta didik. Sedangkan bagi peserta yang belum berhasil, ia meminta agar tidak patah semangat dan menjadikan pengalaman tahun ini sebagai bekal untuk tampil lebih percaya diri pada kesempatan berikutnya.

Puncak Apresiasi GTK Kabupaten OKU Tahun 2026 turut dihadiri Sekda OKU Alva Elan, S.ST., M.PSDA., jajaran Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut diharapkan menjadi lebih dari sekadar seremoni penghargaan, tetapi mampu memperkuat budaya berkarya, berbagi praktik baik dan berinovasi di kalangan GTK demi mendorong pendidikan OKU semakin maju. (jpn)