Bocah 12 Tahun Hanyut Saat Mandi di Sungai Ogan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

OKU88 Dilihat

Lintasharian.com – Warga Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), digemparkan dengan peristiwa hanyutnya seorang bocah bernama Muhammad Rehan Pahlepi (12), Minggu (14/9) pagi.

Informasi yang dihimpun, Rehan bersama dua temannya semula hendak mandi usai berolahraga pagi di tepi Sungai Ogan. Namun nahas, tak lama setelah masuk ke sungai, Rehan terseret arus deras dan hanyut sekitar 20 meter dari titik awal.

“Korban sempat melambaikan tangan meminta tolong, tapi kemudian tenggelam,” kata seorang warga yang melihat kejadian tersebut. Upaya penyelamatan oleh warga gagal karena derasnya arus sungai.

Dua rekan Rehan yang ikut mandi justru panik dan melarikan diri dari lokasi, sehingga identitas korban baru diketahui setelah pihak keluarga mendatangi tepi sungai. Di lokasi, hanya ditemukan pakaian korban berupa baju merah, celana pendek abu-abu, dan sandal jepit kuning.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD OKU, Dadi Sutiadi, mengatakan pencarian sudah dilakukan sejak hari kejadian dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri.

“Hari ini masuk hari kedua pencarian. Kami menyisir area sekitar tiga kilometer dari titik korban hanyut dengan metode serkel air dan penyisiran di sisi kiri serta kanan sungai,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, keberadaan Rehan masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus berupaya maksimal agar pencarian segera membuahkan hasil.(*)