Bukan Sekadar Lomba, SMPN 32 OKU Tanamkan Nasionalisme dan Karakter Siswa di HUT RI ke-81

Lintasharian.com, Baturaja – Kemeriahan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa begitu kental di lingkungan SMPN 32 OKU. Selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Agustus 2026, halaman sekolah dipenuhi gelak tawa, sorak dukungan, dan semangat kebersamaan dari para siswa maupun guru yang mengikuti berbagai perlombaan.

Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan momen kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada para peserta didik.

Beragam perlombaan digelar untuk melibatkan seluruh warga sekolah. Untuk siswa, panitia mengadakan lomba tarik tambang dan estafet lagu. Sementara para guru turut ambil bagian dalam lomba estafet sarung, tiup bola, dan estafet balon.

Kepala SMPN 32 OKU, Alna Royani, M.Pd, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus upaya membangun karakter generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan.

“Perlombaan ini bukan sekadar hiburan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, semangat persatuan, sportivitas, disiplin, serta kerja sama kepada seluruh siswa. Nilai-nilai inilah yang harus terus tumbuh dalam diri generasi penerus bangsa,” ujar Alna Royani.

Siswi SMPN 32 OKU yang mengikuti lomba estafet lagu. (Foto : Lintasharian.com)

Menurutnya, seluruh siswa SMPN 32 OKU terlibat dalam kegiatan tersebut, baik sebagai peserta maupun pendukung. Tingginya partisipasi siswa dan guru membuat suasana peringatan kemerdekaan berlangsung meriah dan penuh semangat.

“Antusiasme siswa maupun guru sangat luar biasa. Mereka mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Ini menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan masih hidup dan dapat diwujudkan melalui kegiatan positif di lingkungan sekolah,” katanya.

Alna menambahkan, peringatan HUT RI memiliki makna penting sebagai momentum untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan Indonesia.

Karena itu, sekolah berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pembelajaran tentang arti perjuangan, kebersamaan, dan persatuan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan semangat nasionalisme, sportivitas, dan kebersamaan kepada siswa sebagai generasi penerus bangsa. Kemerdekaan harus diisi dengan prestasi, karakter yang baik, serta semangat untuk terus belajar dan berkarya,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah mempererat hubungan antarwarga sekolah sekaligus membangun generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara.

“Pesan kami kepada seluruh siswa, jangan pernah melupakan jasa para pahlawan. Isi kemerdekaan dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga persatuan, serta menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga, sekolah, dan bangsa,” pungkasnya. (jpn)