Lintasharian.com, Baturaja – Langkah baru menuju masa depan dimulai oleh 60 murid Sekolah Rakyat (SR) 45 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang bertolak ke Sekolah Rakyat 08 Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (26/7/2026). Sebelum keberangkatan, Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd., membekali mereka dengan pesan sederhana namun penuh makna, yakni belajar sungguh-sungguh, disiplin, dan tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.
Keberangkatan para murid dilepas dari Kompleks Masjid Islamic Center Baturaja menggunakan empat unit bus. Masing-masing murid didampingi oleh satu orang tua.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial OKU Ir. Iwarman, S.T., M.Eng., Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si., Kabag Kesra Setda OKU Jauhari, S.E., Kepala Sekolah SR 45 Eis Nina Marlina, S.Pd., beserta jajaran Dinas Sosial Kabupaten OKU.
Dalam arahannya, Bupati Teddy mengingatkan para murid agar bersyukur karena terpilih menjadi bagian dari Program Sekolah Rakyat. Menurutnya, kesempatan itu tidak dimiliki semua anak sehingga harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan jangan pernah menyerah. Kesempatan ini adalah jalan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” pesannya.
Bupati mengatakan Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai cita-cita.
Ia juga mengingatkan para murid agar tetap fokus selama menjalani pendidikan.
“Kalian adalah harapan orang tua dan keluarga. Pemerintah sudah memberikan kesempatan, sekarang buktikan dengan prestasi dan semangat belajar,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh kebutuhan selama mengikuti pendidikan telah disiapkan pemerintah, mulai dari seragam sekolah, pakaian, perlengkapan mandi, biaya hidup, hingga laptop sebagai sarana belajar.
“Semuanya disediakan secara gratis. Tugas kalian hanya satu, belajar dengan tekun dan menjadi anak-anak yang membanggakan,” katanya.
Selain itu, Bupati berpesan agar para murid menjaga nama baik Kabupaten OKU selama menempuh pendidikan di Ogan Ilir.
“Tunjukkan bahwa anak-anak OKU dikenal ramah, jujur, sopan, dan saling peduli. Kalian membawa nama baik daerah, jadi jagalah sikap di mana pun berada,” pesannya.
Ia juga mengungkapkan Pemerintah Kabupaten OKU telah mengusulkan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat 45 di Kabupaten OKU. Jika pembangunan tersebut telah rampung, para murid yang saat ini belajar di Ogan Ilir akan kembali melanjutkan pendidikan di Kabupaten OKU.
Kepada para orang tua, Bupati meminta agar terus memberikan doa dan dukungan kepada anak-anak mereka selama menjalani pendidikan.
“Terus dampingi mereka dengan doa dan semangat agar dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik serta meraih cita-cita yang diimpikan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial OKU Ir. Iwarman, S.T., M.Eng., mengatakan sebanyak 60 murid yang terdiri dari 31 laki-laki dan 29 perempuan diberangkatkan ke Sekolah Rakyat 08 Kabupaten Ogan Ilir sesuai target yang ditetapkan Kementerian Sosial RI.
Ia menjelaskan, untuk sementara para murid akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat 08 Kabupaten Ogan Ilir karena gedung permanen Sekolah Rakyat 45 di Kabupaten OKU masih dalam tahap persiapan pembangunan. Setelah pembangunan selesai, mereka akan kembali melanjutkan pendidikan di Kabupaten OKU.
Menurut Iwarman, Program Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, tetapi juga menghadirkan program pemberdayaan bagi keluarga melalui bantuan modal usaha dan perbaikan rumah layak huni sebagai bagian dari upaya percepatan pengentasan kemiskinan. (jpn)
