Dapat Restu Mensos, Bupati Teddy Dorong Sekolah Rakyat Permanen di OKU

Lintasharian.com, Jakarta – Upaya Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menghadirkan pendidikan gratis dan inklusif bagi masyarakat kurang mampu kian menunjukkan progres nyata. Dukungan dari pemerintah pusat pun mulai menguat, seiring langkah aktif Bupati OKU yang langsung berkoordinasi dengan Kementerian Sosial RI guna mendorong pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. dengan melakukan audiensi bersama Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf di Jakarta, Senin (13/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempercepat realisasi Sekolah Rakyat sebagai program strategis pengentasan kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Teddy didampingi sejumlah pejabat Pemkab OKU, di antaranya Asisten III Setda OKU H. Romson Fitri, S.H., M.H., Kepala Dinas Sosial Ir. Iwarman, S.T., M.Eng., serta Kepala SRMA 45 OKU Eis Nina Marlina. Mereka memaparkan secara langsung kesiapan daerah, mulai dari ketersediaan lahan hingga perkembangan Sekolah Rakyat rintisan yang saat ini telah berjalan.

Pemkab OKU bahkan telah menyiapkan lahan lebih dari 8 hektare di kawasan Jalan M. Sidi Junet, yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Lahan tersebut dinilai strategis dan siap digunakan kapan saja saat proses pembangunan dimulai.

“Pemerintah daerah siap mendukung penuh, baik dari sisi lahan maupun kesiapan lainnya untuk percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen,” ujar H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. dalam paparannya.

Sembari menunggu pembangunan fisik, Sekolah Rakyat rintisan di OKU sudah lebih dulu beroperasi dengan memanfaatkan eks Gedung Bandiklat di Simpang Tegal Arum, Kelurahan Sepancar. Program ini mendapat respons positif dari masyarakat karena tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menjamin kebutuhan dasar siswa.

Selain itu, perhatian pemerintah juga menyasar keluarga siswa. Berbagai bantuan sosial hingga program perbaikan rumah turut menjadi bagian dari pendekatan terpadu yang dilakukan.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Pemkab OKU dalam memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan yang berkelanjutan.

Di sisi lain, Menteri Sosial RI Drs. H. Saifullah Yusuf memberikan apresiasi atas inisiatif dan kesungguhan Pemkab OKU. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan daerah menjadi contoh baik dalam menjalankan program prioritas nasional.

“Kami mengapresiasi langkah OKU yang sudah memulai Sekolah Rakyat rintisan. Ini menunjukkan keseriusan daerah,” ujarnya.

Menteri yang akrab disapa Gus Ipul itu juga memastikan bahwa Kabupaten OKU akan menjadi salah satu daerah yang diprioritaskan dalam pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

“OKU sudah siap dan rintisannya berjalan. Tahun ini kita upayakan pembangunan permanennya bisa direalisasikan,” tegas Drs. H. Saifullah Yusuf.

Dengan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, harapan hadirnya Sekolah Rakyat permanen di OKU kian mendekati kenyataan. Program ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam membuka akses pendidikan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (*)