Lintasharian.com – Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar terus digenjot Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pada Senin (8/12/2025), Disdik OKU resmi membuka Diseminasi Pelatihan Pembelajaran Mendalam (PM) dan Pelatihan Koding serta Kecerdasan Artifisial (KKA) yang diikuti ratusan guru dari 206 SD negeri dan swasta.
Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman SAg, MSi, menegaskan bahwa kedua pelatihan tersebut menjadi kebutuhan mendesak dalam proses transformasi pendidikan di daerah.
“Pelatihan ini bukan sekadar formalitas. Ini komitmen kami mempersiapkan guru yang adaptif dan siap menghadapi tantangan pendidikan modern. Pembelajaran mendalam dan literasi digital kini menjadi kemampuan wajib,” ujar Kadarisman saat membuka kegiatan.
Kadisdik juga mengapresiasi kerja bidang GTK yang konsisten menghadirkan program penguatan kompetensi guru. “Kami berharap guru membawa inovasi baru ke kelas dan menciptakan pembelajaran yang berkesadaran, menyenangkan, dan bermakna,” lanjutnya.
Lebih jauh, Kadarisman menegaskan bahwa pelatihan PM dan KKA merupakan investasi jangka panjang dalam peningkatan mutu pendidikan.
“PM memperkuat kualitas pembelajaran secara holistik. Sementara KKA mempersiapkan generasi yang adaptif, inovatif, cakap teknologi, dan beretika digital,” ujarnya.
Ia berharap guru mengikuti pelatihan ini secara maksimal dan mengimplementasikannya saat kembali ke sekolah.
“Kami ingin lahirnya guru-guru fasilitator yang mampu membawa pembelajaran ke level yang lebih maju dan kreatif. Inilah wujud nyata transformasi pendidikan di OKU,” tutupnya sebelum resmi membuka kegiatan.
Pembukaan berlangsung di SDN 11 OKU. Karena keterbatasan ruang, sebagian peserta mengikuti acara secara virtual melalui Zoom.
Sementara itu, Kasi PTK SD Sahri S.E., M.Pd, mewakili Kabid Pembinaan Ketenagaan Taufiq Hidayat S.Kom., MM, melaporkan bahwa diseminasi ini merupakan tindak lanjut program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pelatihan PM diikuti 455 guru yang dibagi menjadi 14 kelas, sedangkan pelatihan KKA diikuti 259 guru dalam 8 kelas. Seluruh peserta merupakan perwakilan sekolah berdasarkan proporsi jumlah guru di masing-masing SD.
“PM berfokus pada pembelajaran yang lebih dalam, bermakna, dan menggembirakan. Sementara KKA bertujuan meningkatkan literasi digital dan kemampuan berpikir komputasional guru maupun siswa,” jelas Sahri.
Para narasumber terdiri dari guru dan kepala sekolah yang telah mengikuti pelatihan fasilitator di BGTK Sumatera Selatan, dengan total 14 fasilitator PM dan 8 fasilitator KKA.
Adapun pelaksanaan kegiatan berlangsung di dua lokasi:
– PM: 8–12 Desember 2025 di SDN 11 OKU
– KKA: 8–9 Desember 2025 di SDN 1 OKU (jpn)
