Gelar Rapat Terbatas, Bupati OKU Minta Pasar Dalam Kota Dikembalikan ke Fungsi Aslinya

OKU27 Dilihat

Lintasharian.com – Kondisi pasar dalam kota Baturaja kembali menjadi perhatian serius Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) H Teddy Meilwasnyah. Dalam sebuah rapat terbatas yang digelar di Rumah Kabupaten pada Sabtu (10/1), Bupati menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh agar pasar kembali berfungsi sebagaimana mestinya.

Menurut Bupati, pasar yang seharusnya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat justru mulai kehilangan wajahnya. Tata kelola yang kurang terkoordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) membuat kawasan pasar terkesan semrawut, tidak tertib, bahkan mengurangi kenyamanan warga saat berbelanja.

“Pasar itu denyut nadi ekonomi rakyat. Kalau pasarnya tidak tertata, dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Kita ingin pasar kembali menjadi tempat yang nyaman, bersih, dan tertib,” tegas Teddy dalam rapat tersebut.

Bupati juga mengingatkan bahwa pasar memiliki nilai strategis bagi citra daerah. Bahkan, dalam penilaian kebersihan kota seperti Adipura, kondisi pasar menjadi salah satu indikator utama.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar OKU, Radius Susanto, menyatakan siap menjalankan arahan Bupati. Ia mengakui bahwa penataan pasar membutuhkan kerja bersama lintas OPD, karena sejumlah persoalan berada di luar kewenangan Perumda Pasar.

“Kami sudah menyusun langkah-langkah pembenahan. Namun, penertiban parkir liar menjadi ranah Dinas Perhubungan, PKL liar kewenangan Satpol PP, kebersihan ditangani DLH. Kami dari Perumda Pasar akan fokus menertibkan pedagang resmi yang tidak menempati lapak sesuai ketentuan,” ujar Radius.

Ia optimistis, dengan sinergi yang solid antarinstansi, wajah pasar dalam kota Baturaja dapat kembali tertata dengan baik. Harapannya, masyarakat OKU bisa berbelanja dengan rasa aman, nyaman, dan tertib.

Pemkab OKU sendiri menegaskan komitmennya menjadikan pasar sebagai pusat ekonomi rakyat yang bersih dan berdaya saing, sekaligus mendukung peningkatan kualitas lingkungan perkotaan di Baturaja.(*)