Guru dan Kepala SMP OKU Ikuti Workshop Math and Art 2025 di Yogyakarta

OKU, PENDIDIKAN433 Dilihat

Lintasharian.com – Cara baru belajar matematika kembali diperkenalkan lewat sentuhan budaya. SEAMEO Regional Centre for QITEP in Mathematics (SEAQiM) menggelar Workshop Math and Art 2025 di Yogyakarta, 1–3 Oktober mendatang. Tahun ini, batik dipilih sebagai media utama dengan tema “Aplikasi Matematika pada Pola Batik.”

Tidak hanya teori, peserta juga diajak langsung melihat proses membatik di sentra batik Tingal Art Borobudur, Magelang.

Dari Ogan Komering Ulu (OKU), Sumsel, sebanyak 28 guru dan kepala SMP diberangkatkan. Rombongan dilepas oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU, Agus Stiawan SE, MM, pada Senin (29/9). Ia berharap kegiatan ini bisa membuka cara pandang baru para pendidik dalam menyampaikan pelajaran yang kerap dianggap rumit tersebut.

“Matematika bisa dikemas jadi lebih menyenangkan. Batik adalah bukti nyata bagaimana pola geometri hadir dalam kehidupan sehari-hari,” kata Agus, yang didampingi Kasi PTK SMP, Dr. Suci Cahyati, S.Pd., M.Or.

Workshop ini menghadirkan peneliti dan pengembang etnomatematika sebagai narasumber. Peserta tidak hanya diajak berdiskusi tentang konsep geometri, tapi juga mempraktikkannya langsung dalam motif batik.

Dengan pendekatan ini, para peserta diharapkan mampu membawa pulang pengalaman baru yang bisa membuat siswa SMP di OKU semakin akrab dengan matematika.(jpn)