Hati Warga Hancur! Sungai Wal Tercemar, DPRD OKU Geram dan Siap Turun Tangan

OKU414 Dilihat

Lintasharian.com – Anggota DPRD OKU dibuat naik pitam usai menerima laporan warga soal keruhnya Sungai Wal yang diduga akibat tambang batubara PT Abadi Ogan Cemerlang (AOC).

Robi Vitergo, Anggota Komisi II DPRD OKU, menegaskan pihaknya tak akan tinggal diam melihat Sungai Wal yang kini berubah jadi ‘kopi susu’.

“Kami mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) OKU segera mengkaji ulang Amdal PT AOC. Jika terbukti melanggar, aktivitas tambang ini harus ditindak tegas,” tegas Robi, Minggu (13/7).

Ia bahkan memastikan Komisi II DPRD OKU akan turun langsung ke lokasi tambang untuk melihat kerusakan lingkungan yang terjadi.

Keruhnya Sungai Wal menimbulkan kegeraman warga tujuh desa yang selama ini menggantungkan hidup dari aliran air tersebut. Mereka adalah warga Desa Merbau, Sumber Bahagia, Gunung Meraksa, Bandar Agung, Tanjung Manggus, Lunggaian, dan Air Wall.

“Air sungai mulai keruh sejak lima bulan terakhir, tapi dua bulan ini makin parah. Dan saya sudah 40 tahun tinggal di sini, belum pernah lihat sungai sekotor ini. Pemerintah harus turun tangan,” keluh Devi Arista, warga Desa Bandar Agung.

Saking geramnya, ratusan warga mendatangi langsung lokasi tambang di Desa Gunung Kuripan, Rabu (9/7), untuk meminta pertanggungjawaban perusahaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari PT AOC terkait tudingan warga. Sementara itu, Sungai Wal yang dulunya jernih kini terus berubah warna, membuat warga semakin resah dan menuntut keadilan lingkungan. (*)