Lintasharian.com – Suasana meriah menyelimuti halaman SMAN 4 OKU, Kamis (20/11), saat sekolah itu menggelar Gebyar Gelora Smanpa (GGS) 2025. Perayaan akbar tersebut menjadi penanda perjalanan SMAN 4 OKU yang kini memasuki usia 25 tahun, dibungkus dengan tema “Kipas” alias Kreativitas Inovatif Panggung Aksi Smanpa.
Serangkaian agenda, mulai Pemilihan Duta Smanpa 2025, hingga Panen hasil projek kokurikuler, menjadi magnet utama dalam hajatan ini.
GGS turut dihadiri banyak tamu penting. Hadir Kasi Peserta Didik Disdik Provinsi Sumsel Anang Purnomo, ST, MM., Kadisdik OKU Kadarisman S.Ag M.Si., Ketua MKKS SMA Budi Taryono, SPd MM, pengawas SMA, Kasat Lantas OKU, Babinkamtibmas, perwakilan Universitas Baturaja, komite sekolah, serta para kepala SMA/SMK se-OKU. Orang tua siswa dan tamu undangan lainnya ikut memadati kawasan sekolah. Panggung acara juga dimeriahkan oleh berbagai penampilan dari ekstrakurikuler SMAN 4 OKU.

Kepala SMAN 4 OKU Hj. Jumiati, SPd MM, tak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyebut perjalanan 25 tahun sekolah itu bukan hanya tentang usia, tetapi juga tentang kemajuan pesat yang ditunjukkan siswa dalam berbagai bidang.
“Terima kasih kepada masyarakat OKU yang selalu mempercayakan pendidikan anak-anaknya kepada kami. Prestasi siswa di bidang akademik maupun nonakademik menjadi bukti bahwa SMAN 4 OKU terus berkembang,” ujar Jumiati.

Ia menegaskan, perayaan ini bukan sekadar seremoni ulang tahun. GGS menjadi gambaran bahwa SMAN 4 OKU memberi ruang luas bagi siswa untuk membangun karakter, kreativitas, dan keterampilan.
“Kami mencetak generasi unggul yang siap bersaing, sesuai branding BIRU: Berwawasan Lingkungan, IPTEK, Religius, dan Unggul dalam Berprestasi,” tambahnya.

Ketua Panitia, Murtini Wiyati, M.Pd.I, mengatakan GGS dirancang sebagai wadah apresiasi atas karya siswa sekaligus mempererat hubungan sosial antar warga sekolah.
“Kegiatan ini menjadi panggung bagi siswa untuk menunjukkan kreativitasnya, dan tentu saja mempererat kebersamaan antara siswa, guru, serta orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Peserta Didik Disdik Sumsel Anang Purnomo memberi apresiasi khusus. Menurutnya, GGS adalah contoh konkret bagaimana sekolah mampu mengembangkan bakat dan minat siswa secara terarah.
“Langkah ini mendukung program kami dalam mencetak SDM unggul, Indonesia emas. Semoga sekolah lain juga terinspirasi,” kata Anang.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar sebagai bagian dari pembinaan peserta didik menghadapi persaingan global.

“Kegiatan seperti GGS sangat penting dalam melatih siswa agar siap berkompetisi di tingkat lebih tinggi,” pungkasnya. (mg8)
