IGTKI-PGRI OKU Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Membangun Pendidikan Anak Usia Dini

OKU, PENDIDIKAN162 Dilihat

Lintasharian.com – Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menggelar pertemuan rutin bulanan di TK Tunas Harapan Bangsa , Rabu (8/10). Agenda ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat soliditas para guru TK di Bumi Sebimbing Sekundang.

Pertemuan yang digelar secara bergilir di setiap TK tersebut dihadiri perwakilan guru, kepala sekolah, hingga pengurus desa. Turut hadir pula Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF Dinas Pendidikan OKU, Sri Hartati, S.Pd., MM, serta Sekdes dan Ketua BPD Desa Karya Jaya.

Ketua IGTKI-PGRI OKU, Liliya Efrita, S.Pd.AUD., M.M., menegaskan kegiatan rutin ini bukan sekadar temu kangen, melainkan wadah untuk menyamakan langkah dalam berorganisasi.

“Selain mempererat silaturahmi, kita juga membahas hal-hal teknis, termasuk disiplin berpakaian sesuai jadwal yang sudah ditetapkan. Bulan genap mengenakan baju biru, sedangkan bulan ganjil memakai batik IGTKI nasional,” ujarnya.

Liliya menambahkan, IGTKI-PGRI sebagai mitra PGRI dan Dinas Pendidikan berkomitmen menjaga kekompakan sekaligus membuka ruang belajar bersama.

“Pertemuan ini juga menjadi sarana menambah wawasan dan informasi baru. Kami ingin semua anggota merasa memiliki tanggung jawab sesuai AD/ART organisasi,” katanya.

Ia berharap seluruh guru TK di OKU terus mendukung setiap program kerja yang telah dirancang.

“Dengan kebersamaan, kita yakin IGTKI-PGRI OKU bisa semakin maju dan solid,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Kurikulum dan Penilaian PAUD dan PNF Dinas Pendidikan OKU, Sri Hartati, S.Pd., MM, menyebut kegiatan bulanan IGTKI sangat positif karena menjadi wadah memperkokoh silaturahmi sekaligus menyatukan visi dan misi dalam dunia pendidikan.

Sri juga menyampaikan pesan khusus dari Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, yang disampaikan melalui Plt Kadisdik OKU, Agus Stiawan, SE., MM.

“Pak Bupati berpesan agar bapak dan ibu guru, khususnya yang belum lolos seleksi PPPK, tetap sabar dan jangan patah semangat. Suatu saat pasti ada kesempatan. Anak-anak tetap membutuhkan bimbingan serta kasih sayang dari guru, jadi teruslah menjalankan tugas mulia ini dengan penuh keikhlasan,” ucap Sri menyampaikan pesan Bupati.

Ia menambahkan, IGTKI juga diharapkan terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan, termasuk dalam verifikasi data serta upaya mengembalikan anak tidak sekolah (ATS) ke bangku pendidikan.

“IGTKI adalah mitra strategis pemerintah daerah. Bersama-sama kita bisa mewujudkan layanan pendidikan yang lebih baik dan merata di Kabupaten OKU,” tegas Sri.(*)