Lintasharian.com, Magelang – Upaya memperkuat kapasitas kepemimpinan dan menyelaraskan arah pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah terus dilakukan. Salah satunya melalui Retreat Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) 2026 yang diikuti Ketua DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), H Sahril Elmi, bersama pimpinan DPRD dari berbagai daerah di Indonesia.
Kegiatan yang dipusatkan di Akademi Militer (Akmil) Magelang itu berlangsung selama lima hari, mulai 15 hingga 19 April 2026. Forum tersebut menjadi wadah bagi para pimpinan legislatif untuk memperdalam wawasan kepemimpinan sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional hingga ke daerah.
Selama mengikuti kegiatan, para peserta mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan kepemimpinan strategis, tata kelola pemerintahan, wawasan kebangsaan, hingga ketahanan nasional. Pembekalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan para pimpinan DPRD dalam menjalankan tugas dan fungsi di daerah masing-masing.
H Sahril Elmi mengatakan, keikutsertaannya dalam KPPD merupakan bagian dari komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri sebagai pimpinan lembaga legislatif. Menurutnya, pemahaman terhadap kebijakan nasional perlu terus diperkuat agar dapat diterapkan secara selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah.
“Saya bersama Ketua DPRD seluruh Indonesia hadir mengikuti kursus pemantapan yang diselenggarakan Lemhannas dan Kemendagri,” ujar Sahril Elmi usai registrasi di Akmil Magelang, Rabu (15/4/2026).
Pria yang akrab disapa Alek itu berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan pengalaman sekaligus wawasan baru yang bermanfaat dalam menjalankan amanah sebagai Ketua DPRD OKU. Menurutnya, penguatan perspektif kebangsaan dan kepemimpinan menjadi bekal penting dalam merumuskan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan penguatan dalam wawasan kebangsaan serta pemahaman terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
KPPD 2026 dibuka secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. Selain mengikuti pembelajaran di dalam kelas, peserta juga menjalani berbagai aktivitas yang mengadopsi pola pembinaan kedisiplinan ala militer sebagai bagian dari pembentukan karakter pemimpin yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.
Program tersebut merupakan kelanjutan dari pembinaan yang sebelumnya diberikan kepada kepala daerah hasil Pilkada. Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah sehingga pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.
Di sisi lain, penyelenggaraan KPPD juga memberikan dampak positif bagi Kota Magelang. Kehadiran ratusan peserta dari berbagai daerah ikut mendorong tingkat hunian hotel serta menggerakkan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi kegiatan. (*)
