Lintasharian.com – Suasana semarak terasa di SDN 11 OKU saat digelar berbagai lomba dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Selama lima hari penuh, halaman sekolah dipenuhi keceriaan siswa dari kelas 1 hingga 6 yang antusias mengikuti lomba khas 17-an.
Mulai dari lomba makan kerupuk, memindahkan bola, estafet kardus, hingga lari estafet sarung dan balon, semua berlangsung seru. Setiap jenjang kelas memiliki tantangan berbeda, disesuaikan dengan usia siswa.

Kepala SDN 11 OKU, Hj. Maryani, S.Pd.SD., M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan lomba bukan hanya sekadar seru-seruan, tetapi juga punya makna penting.
“Lomba 17-an ini bertujuan untuk menanamkan semangat nasionalisme, melatih kerja sama, serta mengembangkan kreativitas dan bakat siswa. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan kebersamaan antara siswa dan guru,” ujarnya.
Maryani mengaku bangga melihat antusiasme tinggi dari seluruh siswa dan guru. “Semangat mereka luar biasa! Saya melihat kerja sama dan solidaritas yang begitu kuat. Inilah makna sebenarnya dari peringatan 17 Agustus, yaitu kebersamaan dan cinta tanah air,” tambahnya.

Tak hanya itu, menurutnya lomba juga bisa menjadi sarana membentuk karakter positif siswa. “Kami berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa percaya diri, sportivitas, serta kesadaran nasionalisme di dalam diri anak-anak,” imbuhnya.
Ia pun menyampaikan pesan khusus kepada siswa dan guru yang ikut lomba.
“Kepada siswa, jangan takut tunjukkan bakat dan kreativitasmu! Jadikan lomba ini kesempatan untuk bersinar. Dan kepada guru, mari terus membimbing siswa dengan semangat kebersamaan,” tutupnya penuh harap.
Dengan cara penilaian yang menitikberatkan pada keterlibatan, keadilan, kerja sama, dan sikap positif, SDN 11 OKU menjadikan lomba 17-an bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembelajaran karakter.(jpn)
