OKU Mantapkan Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini, Bupati Teddy Kukuhkan Bunda PAUD dan Bunda Literasi

OKU, PENDIDIKAN52 Dilihat

Lintasharian.com – Suasana penuh keceriaan mewarnai acara pengukuhan Bunda PAUD dan Bunda Literasi se-Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu (26/11). Puluhan anak usia dini menyambut langsung kedatangan Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP, MM, M.Pd bersama Bunda PAUD dan Literasi OKU, Hj Zwesti Karenia Teddy. Kehadiran mereka sekaligus menandai komitmen Pemerintah Kabupaten OKU dalam memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Teddy menyatakan bahwa pengembangan PAUD dan budaya literasi tidak hanya menjadi program daerah, tetapi juga selaras dengan arah kebijakan nasional. Ia menegaskan perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap anak usia dini menjadi dorongan penting bagi daerah untuk bergerak lebih cepat.

“Presiden sangat peduli dengan masa depan anak-anak Indonesia. Program pemerintah pusat jelas menunjukkan perhatian terhadap pendidikan dan pemenuhan gizi anak. Daerah wajib mengambil peran nyata agar generasi kita tidak tertinggal,” tegas Teddy.

Bupati juga mengingatkan tantangan besar yang hadir di era teknologi digital. Menurutnya, kemampuan anak memahami informasi dengan benar menjadi kunci agar mereka tidak terjebak arus informasi tanpa filter.

“Literasi bukan sekadar kemampuan membaca, tetapi kemampuan menganalisis dan memaknai informasi secara kritis. Dengan inovasi dan kolaborasi, saya yakin Bunda PAUD dan Bunda Literasi mampu melahirkan program efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di OKU,” ujarnya.

Teddy berharap pengukuhan ini bukan seremonial semata. Ia ingin langkah tersebut menjadi awal terwujudnya Kabupaten OKU sebagai daerah ramah anak, terutama bagi generasi usia dini yang masih berada dalam fase pembentukan karakter.

Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para orang tua, terutama para ibu, agar tidak menyerahkan sepenuhnya pendidikan anak kepada sekolah.

“Sekolah itu mitra, bukan pengganti orang tua. Pendidikan terbaik lahir dari rumah. Mari dampingi anak-anak kita dengan sepenuh hati,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman S.Ag, M.Si menjelaskan, keberadaan Bunda PAUD dan Bunda Literasi akan menjadi mitra strategis Pemkab OKU dalam menyiapkan generasi berkualitas, sehat, dan berkarakter.

“Pengukuhan ini bukan hanya soal gelar, tetapi peran nyata. Kami ingin Bunda PAUD dan Bunda Literasi menjadi motor penggerak yang menyatukan langkah pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam membangun masa depan anak-anak OKU,” tegas Kadarisman.

Ia berharap kolaborasi tersebut menghasilkan perubahan nyata pada ekosistem pendidikan usia dini di seluruh kecamatan di Kabupaten OKU.(*)