Lintasharian.com, Prabumulih – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat capaian positif sepanjang 2025. Di tengah upaya meningkatkan produksi, wilayah kerja ini berhasil mempertahankan kinerja keselamatan dengan nihil kecelakaan kerja, sekaligus mendorong produksi minyak naik 6,6 persen dibanding tahun sebelumnya.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti bahwa target produksi dan penerapan keselamatan kerja dapat berjalan beriringan. Sepanjang 2025, PEP Zona 4 membukukan produksi minyak mencapai 27.643 barel per hari (BOPD), dengan seluruh aktivitas operasi dilakukan sesuai standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), Muhammad Arifin, menyampaikan apresiasi atas kinerja Zona 4 yang mampu menjaga disiplin pengendalian risiko di tengah dinamika operasi hulu migas.
Menurutnya, peningkatan produksi yang dibangun di atas budaya keselamatan yang kuat menjadi fondasi penting dalam menjaga keandalan pasokan energi nasional. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi dasar setiap pengambilan keputusan operasional.
“Capaian ini menunjukkan bahwa produksi dapat ditingkatkan tanpa mengabaikan keselamatan. Risk assessment yang disiplin dan kepatuhan terhadap prosedur harus terus dijaga. Saya berharap kinerja Zona 4 dapat terus ditingkatkan pada 2026,” ujar Arifin.
Peningkatan produksi tersebut ditopang oleh strategi pengembangan lapangan yang terukur, sinergi tim subsurface, serta optimalisasi program pengeboran dan well intervention (WO & WI). Seluruh program dijalankan dengan pengawasan ketat terhadap aspek keselamatan kerja.
Sementara itu, General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, menegaskan bahwa pencapaian zero accident bukan sekadar hasil, melainkan buah dari komitmen bersama seluruh pekerja.
Ia menekankan tidak ada target produksi yang lebih tinggi nilainya dibanding keselamatan manusia. Menurutnya, keberlanjutan kinerja hanya dapat dicapai apabila setiap pekerja dapat menjalankan tugas dengan aman dan kembali pulang dalam keadaan selamat.
“Zero accident adalah komitmen, bukan kebetulan. Budaya keselamatan harus terus dijaga dan diperkuat seiring dengan upaya peningkatan produksi pada 2026,” kata Djudjuwanto.
PEP Zona 4 menegaskan komitmennya untuk mempertahankan konsistensi penerapan HSSE dan mendorong peningkatan kinerja operasional sebagai kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan energi nasional.(*)
