Pesantren Ramadan TK Kemala Bhayangkari 15 OKU, 113 Siswa Belajar Makna Puasa dan Nuzulul Quran

OKU, PENDIDIKAN103 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Dalam rangka mengisi kegiatan di bulan suci Ramadan, TK Kemala Bhayangkari 15 OKU menggelar kegiatan pesantren Ramadan yang diikuti seluruh siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan sehari penuh di aula TK Kemala Bhayangkari 15 OKU dan dihadiri komite sekolah serta para wali murid.

Sebanyak 113 siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan pembelajaran keagamaan serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustaz H. Muhammad Teguh.

Kepala TK Kemala Bhayangkari 15 OKU, Susiliana, S.Pd, mengatakan kegiatan pesantren Ramadan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan suci Ramadan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada para siswa.

“Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap Ramadan. Tujuannya agar anak-anak bisa memahami makna puasa serta mengetahui peristiwa turunnya Alquran di bulan suci Ramadan,” ujar Susiliana.

Menurutnya, melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa tidak hanya mengenal Ramadan sebagai bulan ibadah, tetapi juga mulai mencintai Alquran dan terbiasa dengan kegiatan keagamaan.

Sementara itu, Ustaz H. Teguh dalam tausiyahnya menyampaikan motivasi kepada para siswa agar menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup sejak usia dini.

“Kita memotivasi anak-anak bahwa hidup harus dihiasi dengan Alquran. Mereka harus belajar membaca Alquran dan menjadikan Alquran sebagai bagian dari kehidupan mereka,” jelasnya.

Ia juga menceritakan kepada para siswa mengenai sejarah turunnya Alquran atau Nuzulul Quran, termasuk wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

“Kami juga ceritakan kepada anak-anak bagaimana turunnya Alquran, siapa yang membawanya, kepada siapa diturunkan, serta wahyu pertama yaitu Surat Al-Alaq yang mengajarkan kita untuk selalu mengingat Allah SWT,” ungkapnya.

Tak hanya kepada anak-anak, Ustaz H. Teguh juga memberikan motivasi kepada para orang tua yang hadir agar terus mendukung anak-anak mereka dalam mempelajari Alquran.

“Kami juga mengajak para ibu untuk memotivasi anak-anaknya agar tidak meninggalkan Alquran, membimbing mereka belajar membaca Alquran, dan menghiasi rumah dengan bacaan Alquran agar kehidupan menjadi berkah dan selalu dalam lindungan Allah SWT,” pungkasnya.(jpn)