Rayakan HUT RI ke-80, 620 Warga Xaverius Baturaja Plogging Sapu Bersih Sampah Kota

OKU, PENDIDIKAN613 Dilihat

Lintasharian.com – Perayaan HUT RI ke-80 di Baturaja tahun ini terasa berbeda. Keluarga besar sekolah Xaverius memilih merayakannya dengan cara unik: jalan santai sambil pungut sampah (plogging).

Kegiatan yang berlangsung Jumat (15/8/2025) pagi diikuti sekitar 620 peserta, terdiri dari siswa kelas III SD hingga XII SMA, guru, karyawan, perwakilan Yayasan Xaverius Baturaja–Batuputih, hingga anak-anak Panti Asuhan Rumah Yusup. Tim medis RS St. Antonio juga hadir lengkap dengan ambulance dan tenaga kesehatan.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKU, Bapak Aris Munandar, SH, bersama RD. Marselisius Karmi dan Lurah Pasar Baru, Yohanes P. Lumban Gaol, SSTP, disaksikan seluruh kepala sekolah Xaverius. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh pemerintah dan masyarakat terhadap kegiatan peduli lingkungan ini.

Kegiatan plogging dibuka resmi oleh perwakilan DLH OKU bersama tokoh masyarakat dan jajaran sekolah Xaverius Baturaja.

Peserta memulai perjalanan dari lapangan basket SMP Xaverius Baturaja, menyusuri Jalan Akmal – Stasiun KA – Jalan Kemarung – Jembatan OGAN 1 – Taman Kota – PLN Lama – Ramayana – Jembatan OGAN 3 – Rumah Kabupaten – UNBARA – Pasar Pucuk – dan kembali ke Jalan Akmal, finish di lapangan basket SMP Xaverius.

Sepanjang rute, peserta memungut sampah plastik, memilah organik dan non-organik, lalu memasukkannya ke kantong yang telah disediakan panitia.

Panitia menyiapkan sarung tangan, kantong sampah, alat kebersihan, serta kendaraan angkut sampah bekerja sama dengan Dinas Kebersihan. Lurah Pasar Baru hadir bersama ibu-ibu PKK, sedangkan aparat kepolisian ikut mengawal keamanan rute. Tim dokumentasi dari SMP dan SMA Xaverius bertugas mengabadikan seluruh momen kegiatan.

Kepala SMP Xaverius Baturaja, Octavianus Radja Putra, ST, menegaskan bahwa plogging ini bukan sekadar jalan santai.
“Selain menyehatkan, kegiatan ini mengajarkan anak-anak untuk bertanggung jawab menjaga kebersihan lingkungan. Merawat kota adalah wujud merawat Indonesia. Inilah bentuk gotong royong yang sederhana tapi nyata,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan tema HUT RI ke-80, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, dengan subtema “Bersih Lingkungan, Baturaja Sehat”.
“Plogging adalah cara modern merayakan kemerdekaan. Anak-anak belajar bahwa mencintai Indonesia bisa dimulai dari hal sederhana: menjaga kebersihan sekitar,” tegasnya.

Ratusan siswa SD Xaverius dengan penuh antusias bersiap mengikuti jalan santai sambil pungut sampah di Kota Baturaja.

Respon siswa sangat positif. Jery, kelas IX, mengaku senang bisa ikut serta. “Seru banget, bisa jalan bareng teman-teman sekaligus bikin Baturaja lebih bersih,” katanya. Paul, kelas VIII, berharap kegiatan ini digelar rutin dengan rute berbeda.

Meski ada tantangan mengatur barisan siswa di jalan, panitia dan guru pendamping berhasil mengatasinya. Orang tua mendukung penuh dengan mengantar anak sejak pukul 06.15 agar kegiatan yang dibuka pukul 06.30 berjalan lancar.

Sekolah berharap plogging menjadi agenda rutin tahunan. Lebih dari sekadar kegiatan fisik, aksi ini menjadi media pembelajaran langsung tentang isu lingkungan—mulai dari menyadari banyaknya sampah, memahami dampak buruk bagi ekosistem dan kesehatan, hingga melatih kebiasaan menjaga kebersihan.

Kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan. Siswa, guru, staf, dan masyarakat bergerak bersama menunjukkan semangat gotong royong, nilai luhur yang menjadi fondasi bangsa.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya unggul akademis, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kesadaran ekologis. Itu modal penting untuk masa depan,” tutup Octavianus.

Acara ditutup dengan pengumpulan kantong sampah di lapangan SMP Xaverius dan penyerahan resmi kepada DLH OKU.(jpn)