Lintasharian.com, Baturaja – Keceriaan dan semangat kemerdekaan terasa di lingkungan SDN 11 OKU selama empat hari berturut-turut. Beragam perlombaan digelar sejak 12 hingga 15 Agustus 2026 untuk memeriahkan HUT ke-81 RI.
Bukan hanya siswa yang larut dalam keseruan. Para guru ikut turun ke arena perlombaan, sementara dukungan orang tua turut menambah semangat peserta didik.
Uniknya, antusiasme siswa tidak hanya terlihat saat mengikuti permainan. Nuansa merah putih juga mewarnai penampilan mereka. Sejumlah siswa berinisiatif mengenakan bando, topi hingga aksesori lainnya dengan tema merah putih.
Kepala SDN 11 OKU Hj. Maryani, S.Pd.SD., M.Pd., mengapresiasi antusiasme siswa dan dukungan orang tua selama kegiatan berlangsung.
“Alhamdulillah antusias anak-anak sangat tinggi, bahkan orang tua pun ikut mendukung. Saat pelaksanaan, anak-anak yang mengikuti lomba memakai pakaian nuansa merah putih. Ada yang memakai bando, topi dan aksesori lainnya dengan konsep merah putih,” ujar Hj. Maryani.

Menurutnya, kreativitas tersebut menunjukkan besarnya semangat siswa dalam menyambut peringatan kemerdekaan.
“Semangat mereka luar biasa. Mereka berinisiatif sendiri menggunakan berbagai aksesori bernuansa merah putih,” tambahnya.
Kegiatan yang melibatkan seluruh siswa kelas 1 hingga kelas 6 tersebut diikuti sekitar 700 peserta bersama para guru SDN 11 OKU. Jenis perlombaan disesuaikan dengan tingkatan kelas sehingga setiap siswa dapat mengikuti permainan sesuai kemampuan masing-masing.
Untuk siswa kelas 1 dan 2, perlombaan diisi dengan permainan pindah bola menggunakan stik. Siswa kelas 3 mengikuti lomba menyusun cangkir polkadot.
Sementara itu, kelas 4 mengikuti estafet bola menggunakan kardus. Kelas 5 ditantang dalam lomba estafet sarung, sedangkan siswa kelas 6 mengikuti balap karung menggunakan helm.
Keseruan semakin lengkap ketika para guru ikut mengambil bagian. Mereka mengikuti lomba memasukkan paku menggunakan kaca spion yang mengundang gelak tawa dan sorakan dari para siswa.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, sekolah memiliki tujuan yang lebih besar. Setiap perlombaan menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.
“SDN 11 OKU selalu menerapkan pendidikan karakter yang paling utama. Karakter yang dilihat dalam kegiatan ini seperti saling kerja sama, gotong royong dan sikap yang baik dengan teman-temannya,” jelas Hj. Maryani.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan perjuangan siswa selama mengikuti perlombaan.
Meski demikian, sekolah juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak merasa kecewa.
“Selamat kepada yang menang. Kepada yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena ini hanya permainan. Pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Nanti kita berjumpa kembali di lomba-lomba berikutnya, bukan hanya lomba 17 Agustus, tetapi juga di hari besar lainnya,” pesannya.
Hj. Maryani menegaskan, nilai sebuah hadiah tidak semata-mata ditentukan dari harga. Lebih penting dari itu adalah pengalaman, kebersamaan dan keceriaan yang diperoleh siswa selama mengikuti kegiatan.
Lebih jauh, peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme sejak dini.
“Sangat penting, karena ini sekaligus memperingati HUT ke-81 RI. Anak-anak sangat antusias dan bisa membangkitkan nasionalismenya, cinta tanah air. Kalau kita sebut NKRI, mereka jawab, harga mati,” tegasnya.
Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, Hj. Maryani berharap semangat siswa tidak berhenti di kegiatan perayaan kemerdekaan. Semangat tersebut diharapkan terus terbawa dalam kegiatan belajar sehari-hari.
“Harapan saya kepada semua peserta, tetap semangat. Setelah ini selesai, tetap giat belajar dengan sungguh-sungguh,” pungkas Hj. Maryani. (jpn)
