Serunya MPLS Ramah di SDN 11 OKU, Siswa Baru Antusias Ikut Kegiatan

Uncategorized200 Dilihat

Lintasharian.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN 11 OKU tahun ajaran 2025/2026 digelar berbeda dari tahun sebelumnya. Jika biasanya hanya tiga hari, tahun ini MPLS dilaksanakan selama lima hari penuh dengan konsep ramah anak, inklusif, dan menyenangkan.

Kepala SDN 11 OKU Maryani, S.Pd., SD., M.Pd menjelaskan, tujuan utama MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi membantu siswa beradaptasi secara positif dan membangun. “Kami ingin menciptakan transisi yang nyaman dan menyenangkan, agar mereka memulai pendidikan dengan perasaan siap, percaya diri, dan termotivasi,” ujarnya, Jumat (19/7).

Pembukaan MPLS SDN 11 OKU penuh semangat.

Selain mengenalkan visi, misi, program sekolah, kegiatan ekstrakurikuler, serta tata tertib, tema MPLS tahun ini menekankan konsep “MPLS Ramah” yang fokus pada penguatan karakter siswa. Materi yang diberikan meliputi pengenalan potensi diri, adaptasi dengan guru dan teman baru, menumbuhkan motivasi belajar, hingga meningkatkan kesadaran dan partisipasi siswa dalam menciptakan lingkungan sekolah yang positif.

Maryani menegaskan, MPLS kali ini juga menjadi bagian penting dari transisi PAUD ke SD yang nyaman dan menyenangkan. “Kami ingin mereka merasa diterima dengan baik, bukan ditakuti dengan kegiatan orientasi yang tidak mendidik,” tegasnya.

Siswa baru diajak bermain sambil melatih kekompakan dan keberanian mereka.

Untuk memastikan MPLS berjalan aman dan ramah, pihak sekolah telah melakukan perencanaan matang, mulai dari tujuan, jadwal, hingga materi kegiatan. Sekolah juga berkomunikasi aktif dengan orang tua agar memahami konsep dan manfaat MPLS, serta memastikan pengawasan ketat selama kegiatan untuk mencegah terjadinya kekerasan maupun perundungan.

“Kami merancang kegiatan yang positif dan menyenangkan, seperti permainan, diskusi, menonton video konsep sekolah, hingga menanam tanaman sesuai program sekolah Adiwiyata,” kata Maryani.

Siswa baru bersama orang tua belajar menanam saat MPLS

Selain itu, guru memiliki peran penting dalam MPLS. Mulai dari menyambut siswa dengan hangat, mengajarkan aturan dan tata tertib, membimbing pengembangan karakter, hingga membangun hubungan positif agar siswa merasa didukung.

“Guru harus membantu siswa memahami lingkungan sekolah dan memberikan informasi terkait kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Mereka juga mengidentifikasi kebutuhan siswa dan memberi dukungan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Pose Bersama.

Di akhir MPLS, Maryani berpesan kepada seluruh siswa baru untuk selalu bersemangat menimba ilmu. “Selamat datang di SDN 11 OKU. Jadilah diri sendiri, belajar dengan gembira, jangan ragu bertanya, dan buatlah persahabatan yang baik. Hormati orang tua dan guru, jangan nakal, rajinlah belajar,” pesannya.

Ia berharap, setelah MPLS, seluruh siswa baru menjadi pribadi yang berprestasi dan berkarakter positif, serta siap menghadapi tantangan pendidikan dasar di sekolah mereka.(jpn)