UT Terapkan Kurikulum Baru, Mahasiswa Diminta Tidak Khawatir

PENDIDIKAN207 Dilihat

Lintasharian.com – Perubahan kurikulum baru Universitas Terbuka (UT) di tahun ajaran 2025/2026 membuat banyak mahasiswa kebingungan. Salah satu yang paling ramai dibicarakan adalah soal mata kuliah yang tiba-tiba hilang dari sistem dan beban SKS yang bertambah.

Kepala SALUT Seminung Baturaja, Robiyanto, S.E., M.M., mengatakan, sosialisasi kurikulum baru ini dilakukan agar mahasiswa, dosen, dan staf akademik memahami perubahan yang ada. Mengingat UT menggunakan sistem pendidikan jarak jauh, pemahaman kurikulum sangat penting untuk kelancaran studi.

“UT menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja. Namun kami memahami banyak mahasiswa yang masih bingung,” ujarnya saat ditemui di SALUT Seminung Baturaja, Jalan Imam Bonjol, Baturaja Timur, OKU.

Berikut beberapa perubahan dan keluhan mahasiswa:

Mata kuliah hilang: Ada mata kuliah yang sudah ditempuh dan lulus, tapi tidak muncul di sistem. UT memastikan akan ada proses penyetaraan agar mahasiswa tidak dirugikan.

Penambahan beban SKS: Beberapa mata kuliah mengalami penambahan bobot, misalnya KARIL (Karya Ilmiah) yang kini memiliki 6 SKS.

Sosialisasi mendekati UAS: Sosialisasi kurikulum baru dinilai terlalu dekat dengan jadwal ujian akhir, membuat mahasiswa kesulitan menyusun rencana kuliah.

Kekhawatiran masa studi molor: Mahasiswa semester akhir khawatir waktu kuliah mereka bertambah karena harus menyesuaikan dengan kurikulum baru.

Robiyanto menegaskan, mahasiswa tidak perlu khawatir berlebihan karena UT sudah menyiapkan proses konversi mata kuliah agar tidak ada yang dirugikan secara akademik.

Kepala SALUT Seminung Baturaja, Robiyanto, S.E., M.M., menyerahkan bantuan alat tulis kepada mahasiswa Universitas Terbuka yang membutuhkan, usai sosialisasi kurikulum baru UT tahun ajaran 2024/2025.

Selain menggelar sosialisasi, SALUT Seminung Baturaja juga menyalurkan bantuan alat tulis kepada mahasiswa yatim, piatu, dan yatim piatu. Menurut Robiyanto, ini adalah bentuk kepedulian SALUT kepada mahasiswa UT.

Ia juga berpesan kepada mahasiswa agar mempelajari katalog kurikulum dan pedoman penyetaraan mata kuliah dengan baik. Bisa juga datang ke SALUT jika ada hal yang belum dipahami. Tetap semangat dan fokus menyelesaikan studi.

“Kami di SALUT siap membantu dan mendampingi mahasiswa dalam menghadapi transisi kurikulum ini. Jangan ragu untuk bertanya,” pungkasnya.(*)