Wow! 19 Guru SMP di OKU Dapat Pelatihan Koding dan AI

OKU, PENDIDIKAN1433 Dilihat

Lintasharian.com – Sebanyak 19 sekolah SMP di OKU ditunjuk Kemendikdasmen sebagai sekolah sasaran Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Program ini digelar oleh LPD Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) PalComTech Jakarta, merupakan satu satunya LPD yang ditunjuk oleh Kemendikdasmen untuk menyelenggarakan pelatihan koding dan kecerdasan artifisial di Kabupaten OKU.

Pelatihan KKA berlangsung selama 3 bulan dengan pola IN-ON-IN, yaitu IN1: Pelatihan tatap muka 5 hari di SMPN 1 OKU (10-14 Juli 2025), setelah lanjut ON: Pendampingan sekolah oleh fasilitator selama 3 hari + pelatihan daring melalui LMS Kodingka selama 2,5 bulan. Dan terakhir IN2 : Tatap muka lanjutan selama 3 hari di SMPN 1 OKU

Indah Melati, Pimpinan Cabang PalComTech Baturaja, mengajak semua guru memanfaatkan kesempatan ini. “Ini peluang emas untuk menambah skill Koding dan AI yang nantinya akan diajarkan di SMP,” ujarnya.

Indah menjelaskan, ITB PalComTech Jakarta ditunjuk sebagai LPD setelah lolos seleksi ketat oleh Kemendikdasmen, mulai dari penilaian profil lembaga, portofolio TIK, daftar instruktur, hingga verifikasi langsung oleh pemerintah pusat. Semua fasilitator pun telah tersertifikasi resmi.

Plt Kadisdik OKU, Subri SPd MSi MPd, melalui Kasi PTK SD Sahri SE MPd dan Kasi PTK SMP Dr. Suci Cahyati SPd M.Or menyambut baik pelatihan ini.
“Kami berharap guru-guru mampu menguasai Koding dan AI sehingga bisa mengajarkannya kepada siswa. Ini mendukung transformasi pendidikan digital di OKU,” ujar Suci.

Adapun program KKA bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SMP, menyiapkan generasi muda menghadapi era digital, mendorong inovasi pembelajaran, serta memperluas akses teknologi pendidikan di OKU.

Saat ini, Koding dan AI menjadi mata pelajaran pilihan di SMP. Pelatihan ini menggunakan dana BOSKIN dan BOS Reguler sebagai bentuk dukungan pemerintah untuk mencetak generasi kreator teknologi, bukan hanya pengguna.

“Semoga pelatihan ini jadi bekal berharga bagi guru dalam mempersiapkan siswa menghadapi tantangan zaman,” tutupnya.(jpn)