Lintasharian.com, Baturaja – Sebanyak 214 guru Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengikuti Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang Jabatan (UKKJ) di SMP Negeri 1 OKU, Kamis (16/7/2026). Uji kompetensi ini menjadi tahapan penting yang harus dilalui guru fungsional sebelum mengajukan kenaikan jenjang jabatan.
Kasi PTK SD Disdik OKU, Sahri, S.E., M.Pd., didampingi Kasi PTK SMP Dr. Suci Cahyati, M.Or., menjelaskan peserta terdiri atas 98 guru yang mengikuti UKKJ dari jenjang Guru Ahli Pertama ke Guru Ahli Muda serta 116 guru dari Guru Ahli Muda ke Guru Ahli Madya.
“UKKJ merupakan salah satu persyaratan wajib untuk kenaikan jenjang jabatan. Tahun ini pelaksanaannya dijadwalkan dua kali,” ujar Sahri.
Menurutnya, uji kompetensi tidak hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga bertujuan mengukur kompetensi guru agar sejalan dengan jenjang jabatan yang akan diemban. Melalui proses tersebut, kualitas dan profesionalisme guru diharapkan terus meningkat sehingga berdampak pada mutu pendidikan di Kabupaten OKU.
Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si., melalui Kepala Bidang PTK Tammeiri, SH., MM., mengatakan tingginya partisipasi guru menunjukkan semangat untuk terus mengembangkan kompetensi dan karier sebagai tenaga pendidik.
“Semoga UKKJ ini menjadi motivasi bagi para guru untuk terus meningkatkan kualitas diri dan memberikan pembelajaran terbaik bagi murid di sekolah masing-masing,” katanya.
Pelaksanaan UKKJ dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 07.30–10.30 WIB bagi peserta Guru Ahli Muda ke Guru Ahli Madya, sedangkan sesi kedua pukul 12.30–15.00 WIB diikuti peserta Guru Ahli Pertama ke Guru Ahli Muda.
Pelaksanaan UKKJ di OKU turut dipantau langsung oleh Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Sumatera Selatan, Dra. Ohorella Erma, M.I.Kom. Ia menjelaskan, UKKJ tahun ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Khusus di Sumatera Selatan, kegiatan tersebut diikuti peserta dari 17 kabupaten/kota.
Menurut Ohorella Erma, kehadiran BGTK bertujuan memastikan seluruh tahapan UKKJ berjalan sesuai prosedur, menjunjung tinggi integritas, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh peserta. Seluruh proses penilaian juga dilakukan langsung oleh pemerintah pusat sehingga hasilnya objektif dan tidak dapat dipengaruhi oleh pihak mana pun.
“Kami ingin memastikan pelaksanaan UKKJ benar-benar berjalan dengan baik dan berintegritas. Penilaiannya dilakukan langsung oleh pemerintah pusat, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kompetensi yang dimiliki,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan Disdik OKU yang telah menyiapkan pengawas dan pendamping teknis selama ujian berlangsung. Dengan dukungan tersebut, setiap kendala teknis dapat segera diatasi sehingga pelaksanaan UKKJ berjalan lancar hingga selesai. (jpn)
