Lintasharian.com, Baturaja – Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 kian terasa di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) ambil bagian dalam peresmian Pasar Bedug OKU dengan menyalurkan 75 paket sembako bagi anak yatim dan panti asuhan.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Gedung DPRD OKU, kawasan Lapangan Ahmad Yani, Taman Kota Baturaja, Rabu (19/2/2026) itu menjadi momentum kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan selama Ramadhan.
Pasar Bedug digelar sebagai ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memasarkan produk mereka. Kehadiran SMBR dinilai memperkuat dukungan terhadap geliat ekonomi lokal sekaligus menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten OKU dan anggota DPRD OKU. Dari jajaran manajemen perusahaan, tampak Direktur Operasi SMBR Taufik, General Manager Corporate Secretary Hari Liandu, serta Senior Manager CSR David Irwanto.
Dalam kesempatan itu, SMBR menyerahkan 75 paket sembako premium yang berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram, tepung terigu 1 kilogram, teh celup, serta susu kental manis. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak panti asuhan dan yatim piatu di wilayah sekitar perusahaan.

Direktur Operasi SMBR, Taufik, mengatakan Ramadhan menjadi momen tepat untuk mempererat solidaritas dan memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Partisipasi kami pada Pasar Bedug ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah sekaligus komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan,” ujarnya.
Ia menegaskan, perusahaan akan terus konsisten menghadirkan program sosial dan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi kemasyarakatan, SMBR berupaya menciptakan dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi lingkungan sekitar perusahaan, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan secara lebih luas.(*)
