Penuh Warna dan Haru, Final Lomba Mewarnai OKU Hadirkan Kejutan Ulang Tahun Bupati

PENDIDIKAN38 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja — Kemeriahan dan warna-warni kreativitas anak-anak menghiasi Grand Final Lomba Mewarnai yang digelar OKU Ekspres bersama IGTKI-PGRI OKU di Baturaja. Tak sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjelma menjadi momen penuh kehangatan—bertepatan dengan perayaan ulang tahun Bupati Ogan Komering Ulu (OKU).

Sebanyak 70 peserta terbaik tampil di babak puncak setelah menyisihkan sekitar 700 peserta dari berbagai kecamatan. Sejak awal acara, suasana sudah terasa semarak dengan dukungan orang tua yang setia mendampingi anak-anak mereka.

Deretan hadiah menarik yang disiapkan panitia—mulai dari sepeda, sepatu roda, tas sekolah, hingga berbagai bingkisan dan doorprize dari Bunda PAUD OKU—semakin menambah semangat peserta dalam menampilkan karya terbaik.

Bupati OKU, Teddy Meilwansyah, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kolaborasi yang dinilai memberi dampak positif bagi dunia pendidikan anak.

“Kegiatan seperti ini sangat positif. Anak-anak diberi ruang untuk berkreasi, dan ini perlu terus kita dukung agar ke depan bisa lebih besar lagi,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari Bunda PAUD OKU, Zwesti Karenia Teddy, yang turut menyerahkan hadiah sepeda kepada juara pertama sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan prestasi peserta.

“Kami ingin anak-anak merasa dihargai atas usaha mereka. Sekecil apa pun prestasinya, itu penting untuk membangun kepercayaan diri,” tuturnya.

Momen paling berkesan terjadi saat para peserta memberikan kejutan sederhana kepada Bupati OKU. Tepat pada 2 Mei, Teddy Meilwansyah genap berusia 49 tahun. Ucapan dan doa dari anak-anak menghadirkan suasana haru sekaligus hangat di tengah acara.

Direktur Utama OKU Ekspres, Mahmud, didampingi GM OKU Ekspres, Gus Munir, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

“Melihat antusiasme peserta dan orang tua, kami optimistis kegiatan ini akan terus kami jadikan agenda tahunan,” ungkapnya.

Dari sisi pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, menilai lomba mewarnai memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Lomba mewarnai bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bagian dari proses pembelajaran yang melatih motorik dan konsentrasi anak,” jelasnya.

Hal senada disampaikan Ketua IGTKI-PGRI OKU, Liliya Efrita, yang mengapresiasi tingginya partisipasi peserta serta dukungan orang tua dan guru.

“Kegiatan ini sangat membantu perkembangan anak, terutama dalam hal fokus, ketelitian, dan keberanian mengekspresikan diri,” katanya.

Menjelang penutupan, Bupati OKU kembali menyapa peserta dan berfoto bersama. Senyum ceria anak-anak menjadi penutup manis yang mempertegas makna kebersamaan dalam kegiatan yang sarat nilai edukatif ini.

Kehadiran pemerintah daerah, tenaga pendidik, serta keluarga peserta menjadikan kegiatan ini lebih dari sekadar lomba. Ia menjadi ruang kolaborasi yang menguatkan komitmen bersama dalam mencetak generasi kreatif di Bumi Sebimbing Sekundang. (jpn)