Lintasharian.com, Baturaja – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus dilakukan dengan berbagai langkah nyata. Salah satunya melalui program Apresiasi GTK OKU Goes to Jogja, yang mengantarkan 20 guru berprestasi mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi di SEAMEO QITEP in Mathematics (SEAQIM) Yogyakarta.
Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 1 Juli 2026 dan diikuti para guru terbaik dari jenjang TK, SD, hingga SMP yang sebelumnya meraih penghargaan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) OKU Tahun 2025.
Sebelum keberangkatan, para peserta mendapat pembekalan melalui kegiatan pengarahan dan technical meeting yang diselenggarakan Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan OKU, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan itu dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan OKU, Kadarisman, S.Ag., M.Si., didampingi Kabid GTK Tammeiri, SH., MM., serta Kasi PTK SMP Dr. Suci Cahyati, M.Or.
Dalam arahannya, Kadarisman menegaskan bahwa kesempatan mengikuti pelatihan tersebut merupakan bentuk penghargaan sekaligus investasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan.
Ia meminta seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya wawasan, meningkatkan kompetensi, serta menjaga nama baik Kabupaten OKU selama mengikuti pelatihan di Yogyakarta.
“Ikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh. Ilmu dan pengalaman yang diperoleh nantinya jangan berhenti pada diri sendiri, tetapi harus dibagikan kepada guru-guru lain agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” pesannya.
Menurut Kadarisman, peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu fokus pembangunan pendidikan di Kabupaten OKU. Langkah tersebut juga sejalan dengan komitmen Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah bersama Wakil Bupati Ir. H. Marjito Bachri dalam mendorong lahirnya tenaga pendidik yang profesional, kreatif, dan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan.
Sementara itu, Kabid GTK Disdik OKU, Tammeiri, menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk penghargaan yang tidak hanya bersifat simbolis, tetapi memberikan manfaat nyata melalui pelatihan pengembangan kompetensi.
Selama mengikuti pelatihan di SEAQIM, para peserta akan mempelajari berbagai strategi pembelajaran berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang diharapkan dapat diterapkan di sekolah masing-masing untuk menciptakan proses belajar yang lebih inovatif dan menyenangkan.
“Reward yang diberikan bukan sekadar penghargaan, tetapi kesempatan meningkatkan kemampuan profesional. Kami berharap program ini menjadi motivasi bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya agar terus berprestasi, berinovasi, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Tammeiri.
Melalui program Apresiasi GTK OKU Goes to Jogja, Dinas Pendidikan OKU berharap para peserta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolahnya. Ilmu, pengalaman, dan praktik pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat ditularkan kepada rekan-rekan guru lainnya sehingga berdampak pada peningkatan mutu pendidikan secara menyeluruh di Kabupaten OKU. (jpn)
