Lewat Goes to School, MUI OKU Siapkan Generasi Berilmu dan Berakhlak Mulia

OKU28 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus memperkuat pembinaan karakter melalui program MUI Goes to School. Program yang berada di bawah Komisi Pendidikan dan Kaderisasi itu menjadi wadah dakwah MUI untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, akhlak mulia, serta motivasi kepada para pelajar agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus bertakwa.

Kegiatan yang kembali digelar di SMA Negeri 4 OKU tersebut merupakan bagian dari program rutin MUI yang menyasar sekolah, pondok pesantren hingga perguruan tinggi sebagai upaya mendekatkan ulama dengan generasi muda.

Ketua MUI Kabupaten OKU KH. Rokhmat Subeki, S.Ag., M.Si., didampingi Wakil Ketua Umum MUI OKU KH. Zulfan Barron, S.Pd.I., M.Si., serta Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi Dr. Ibnu Sodik, S.Ag., M.Ag., mengatakan MUI Goes to School merupakan salah satu ikhtiar MUI dalam menyampaikan dakwah di lingkungan pendidikan.

“Program MUI Goes to School merupakan ikhtiar MUI Kabupaten OKU untuk mendekatkan dakwah kepada generasi muda. Kami ingin para pelajar tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki keimanan, ketakwaan, serta akhlakul karimah sebagai bekal menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, sekolah menjadi tempat yang strategis untuk menyampaikan nilai-nilai keagamaan karena merupakan tempat berkumpulnya calon pemimpin masa depan. Oleh sebab itu, MUI ingin memastikan para pelajar memperoleh bekal ilmu yang seimbang antara pengetahuan dan keimanan.

Dalam setiap kegiatan, para pelajar mendapatkan materi mengenai keutamaan menuntut ilmu, pentingnya mengamalkan ilmu yang dilandasi iman, serta motivasi agar mampu menjadi generasi Qurani yang berkarakter dan berakhlak mulia.

Selain memberikan pembinaan keagamaan, MUI juga menaruh perhatian terhadap berbagai persoalan moral yang dihadapi generasi muda. Pembinaan akhlak menjadi fokus utama agar para pelajar mampu menyaring pengaruh negatif yang berkembang di tengah masyarakat.

“Sekolah memiliki peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa. Karena itu, MUI siap terus bersinergi dengan sekolah melalui pembinaan keagamaan agar lahir generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan daerah,” lanjut KH. Rokhmat Subeki.

Program MUI Goes to School mendapat sambutan positif dari berbagai sekolah di Kabupaten OKU. Bahkan, sejumlah sekolah kembali mengundang MUI untuk memberikan pembinaan karena dinilai membantu memperkuat pendidikan karakter yang selama ini diterapkan di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung secara berkala, sekitar satu kali setiap bulan, dan dipadukan dengan program dakwah lainnya seperti Safari Subuh yang dilaksanakan Komisi Dakwah MUI.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjangkau lebih banyak sekolah di Kabupaten OKU sehingga semakin banyak pelajar yang memperoleh penguatan nilai-nilai keislaman, akhlak, dan karakter. Pembentukan generasi bangsa bukan hanya menjadi tugas sekolah, tetapi juga membutuhkan sinergi antara guru, orang tua, ulama, dan seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 4 OKU Hj. Jumiati, S.Pd., M.M. melalui Murtini Wiyati, M.Pd.I. mengapresiasi pelaksanaan MUI Goes to School di SMAN 4 OKU.

“Kehadiran MUI menjadi penguatan bagi sekolah dalam membina karakter murid. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut karena mampu memberikan motivasi kepada para murid agar tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan keimanan yang kuat,” katanya. (jpn)