Lintasharian.com, Baturaja – Bulan Suci Ramadhan 1447 H/2026 M menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk menjaga suasana tetap kondusif. Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, mengeluarkan imbauan resmi agar seluruh warga meningkatkan toleransi dan saling menghormati selama umat Muslim menjalankan ibadah puasa.
Dalam surat edaran tersebut, Bupati menegaskan pentingnya menciptakan kenyamanan bersama, terutama di ruang-ruang publik. Pelaku usaha kuliner seperti rumah makan, warung kopi, kafe dan usaha sejenis diminta menyesuaikan operasionalnya. Aktivitas makan dan minum di siang hari diharapkan tidak dilakukan secara terbuka.
“Apabila tetap melayani pelanggan, mohon menggunakan penutup atau tirai agar tidak terlihat langsung dari luar. Ini bentuk saling menghargai,” ujar Bupati, Jumat (20/1).
Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak makan, minum, maupun merokok di tempat terbuka pada siang hari. Menurutnya, sikap sederhana tersebut merupakan wujud empati terhadap warga yang tengah menunaikan ibadah puasa.
Dalam poin lain, Bupati secara tegas meminta seluruh tempat hiburan malam, karaoke, dan usaha sejenis untuk menghentikan operasional sementara selama Ramadhan, tanpa terkecuali. Termasuk di dalamnya larangan penyelenggaraan konser musik dan hiburan organ tunggal.
“Kita ingin suasana Ramadhan di OKU benar-benar khusyuk dan tertib. Aktivitas hiburan yang berpotensi mengganggu konsentrasi ibadah sebaiknya dihentikan sementara,” tegasnya.
Selain penertiban tempat hiburan, penjualan dan penggunaan petasan juga dilarang. Kebisingan yang ditimbulkan dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya saat pelaksanaan salat tarawih di malam hari.
Bupati juga mengajak umat Muslim menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dengan memperbanyak ibadah, mulai dari salat tarawih, tadarus Al-Qur’an hingga bersedekah. Namun demikian, penggunaan pengeras suara saat tadarus diimbau tetap memperhatikan volume agar tidak menimbulkan gangguan di lingkungan sekitar.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Mari kita jaga bersama ketertiban dan toleransi agar ibadah berjalan lancar serta suasana tetap harmonis,” pungkasnya.(*)
