Tanpa Biaya, Bus Kesehatan Keliling OKU Jangkau Permukiman Warga

OKU35 Dilihat

Lintasharian, Baturaja – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menghadirkan terobosan baru di sektor kesehatan. Lewat program Bus Layanan Kesehatan Keliling, masyarakat kini bisa mendapatkan pemeriksaan dan konsultasi medis secara gratis tanpa harus datang ke puskesmas atau rumah sakit.

Program ini digagas langsung oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah bersama Wakil Bupati OKU, Marjito Bachri melalui Dinas Kesehatan Kabupaten OKU. Kehadiran bus layanan tersebut menjadi langkah nyata Pemkab OKU dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan hingga ke lingkungan permukiman warga.

Peluncuran perdana dilakukan di kawasan Lekis, Kelurahan Sekarjaya, Kecamatan Baturaja Timur. Sejak tiba di lokasi, bus kesehatan langsung diserbu warga yang ingin memeriksakan kondisi kesehatannya. Tim medis dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Sekarjaya tampak sigap melayani satu per satu masyarakat yang datang.

Bus ini dilengkapi fasilitas penunjang seperti tempat tidur pemeriksaan, oksigen, hingga ketersediaan obat-obatan. Warga juga diberikan kesempatan berkonsultasi langsung dengan tenaga kesehatan secara santai dan terbuka.

Kepala Dinas Kesehatan OKU, Deddy Wijaya, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu prioritas kepala daerah di bidang kesehatan. Sebelumnya, Pemkab OKU juga telah menghadirkan layanan ambulans gratis serta program khitanan massal tanpa biaya.

“Bus layanan kesehatan keliling ini gratis dan menjadi program unggulan Bupati dan Wakil Bupati OKU. Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, keberadaan bus tersebut difokuskan untuk menjangkau warga yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan. Selain itu, bus juga dapat difungsikan sebagai layanan darurat saat terjadi bencana.

“Ini bentuk komitmen pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Kami siap jemput bola ke wilayah yang bisa diakses bus, agar pelayanan kesehatan semakin merata,” katanya.

Bagi warga yang ingin menghadirkan layanan ini di lingkungannya, dapat berkoordinasi dengan puskesmas terdekat. Selanjutnya, Dinas Kesehatan akan menjadwalkan kunjungan sesuai lokasi yang memungkinkan untuk dijangkau kendaraan operasional tersebut.

Salah seorang warga Sekarjaya, Siti, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini. Ia menilai program tersebut meringankan beban masyarakat, terutama dari sisi biaya transportasi.

“Biasanya kalau mau periksa harus ke puskesmas atau rumah sakit dan keluar ongkos. Sekarang busnya datang langsung ke lingkungan kami dan gratis. Terima kasih untuk Pak Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini, sekaligus memperkuat pelayanan publik di Kabupaten OKU.(*)