Wujudkan Mimpi Anak Desa Jadi Dokter, Pemkab OKU Gandeng UIN Jakarta

NASIONAL, OKU44 Dilihat

Lintasharian.com, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mulai merealisasikan salah satu program unggulan di bidang pendidikan, yakni beasiswa pendidikan kedokteran bagi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Program yang mengusung jargon “Gapai Mimpi, Wujudkan Harapan, Jadi Dokter untuk OKU Maju dan Terdepan” itu resmi dimulai setelah Bupati OKU H Teddy Meilwansyah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (12/3).

Melalui kerja sama tersebut, Pemkab OKU berkomitmen membuka kesempatan bagi putra-putri daerah untuk menempuh pendidikan kedokteran dengan dukungan pembiayaan penuh dari pemerintah daerah.

Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengatakan, program beasiswa ini lahir dari keinginannya untuk mewujudkan mimpi anak-anak di pelosok desa yang bercita-cita menjadi dokter, namun terkendala biaya pendidikan.

Menurutnya, gagasan itu muncul saat dirinya melakukan kunjungan kampanye ke berbagai wilayah terpencil di Kabupaten OKU.

“Banyak anak muda dan orang tua yang menyampaikan harapan agar anak mereka bisa melanjutkan pendidikan lebih tinggi, bahkan menjadi dokter. Tapi mereka terkendala biaya. Dari situlah muncul ide untuk menghadirkan program beasiswa pendidikan kedokteran,” ujar Teddy.

Ia menegaskan, kerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi langkah awal dalam mencetak generasi muda OKU yang berprestasi sekaligus memiliki kesempatan menempuh pendidikan di bidang kedokteran.

Lebih lanjut Teddy menjelaskan, program ini juga dilatarbelakangi oleh kebutuhan tenaga dokter di wilayah kecamatan terpencil di Kabupaten OKU.

Menurutnya, selama ini masih ada puskesmas di daerah jauh yang dokter mudanya tidak selalu berada di tempat, sehingga masyarakat kesulitan mendapatkan layanan kesehatan secara optimal.

“Kadang dokter sulit ditemui, padahal sakit tidak mengenal waktu. Karena itu kami ingin nantinya ada dokter asli dari daerah tersebut yang kembali mengabdi di tempat asalnya,” katanya.

Teddy menambahkan, anak-anak yang ingin mengikuti program beasiswa ini harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya memiliki prestasi akademik yang baik dan berasal dari keluarga kurang mampu.

“Kita beri ruang khusus. Mereka akan diseleksi di tingkat kabupaten. Setelah itu, yang lolos akan kami kirim ke UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan seluruh biaya pendidikannya akan ditanggung oleh Pemkab,” tegasnya.

Ia berharap program unggulan yang mulai direalisasikan tersebut dapat menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendorong kemajuan Kabupaten OKU di masa mendatang.(jpn)