Lintasharian.com, Baturaja – Suasana haru dan khidmat menyelimuti SD Negeri 11 OKU, Selasa (2/6/2026). Sebanyak 116 siswa kelas VI resmi menuntaskan pendidikan dasar mereka dalam sebuah acara pelepasan yang digelar sederhana melalui doa bersama.
Tanpa kemeriahan berlebihan maupun rangkaian acara yang mewah, para siswa, guru, dan orang tua berkumpul untuk memanjatkan doa sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan para siswa sekaligus memohon keberkahan untuk langkah mereka menuju jenjang pendidikan berikutnya.
Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di lingkungan sekolah menambah suasana khusyuk. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa sebuah perpisahan tidak selalu harus dirayakan dengan kemewahan, tetapi dapat diwujudkan melalui rasa syukur, doa, dan harapan baik untuk masa depan.
Kepala SD Negeri 11 OKU, Hj. Maryani, S.Pd.SD, mengatakan kegiatan doa bersama dipilih sebagai bentuk ungkapan syukur atas keberhasilan siswa menyelesaikan pendidikan selama enam tahun di bangku sekolah dasar.
“Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 116 siswa kelas VI dinyatakan lulus. Kami menggelar doa bersama sebagai wujud rasa syukur dan harapan agar anak-anak diberikan kemudahan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurut Maryani, kesederhanaan tidak mengurangi makna dari sebuah pelepasan siswa. Justru melalui kegiatan tersebut, sekolah ingin menanamkan nilai-nilai syukur, penghormatan kepada orang tua dan guru, serta semangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk kepatuhan terhadap Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU yang mengimbau sekolah untuk tidak menggelar acara perpisahan secara berlebihan dan mengedepankan kegiatan yang bernilai edukatif.
“Kami menghormati dan melaksanakan arahan dari Dinas Pendidikan. Karena itu, kegiatan pelepasan siswa dikemas secara sederhana namun tetap memberikan kesan dan nilai yang baik bagi anak-anak,” katanya.
Meski berlangsung sederhana, acara tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Mereka tidak hanya membawa kenangan selama menempuh pendidikan di SDN 11 OKU, tetapi juga doa dan pesan-pesan yang menjadi bekal dalam melanjutkan perjalanan pendidikan.
Di hadapan para siswa, Maryani berpesan agar mereka terus menjaga semangat belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak pernah berhenti mengejar cita-cita.
“Selamat kepada seluruh siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di SDN 11 OKU. Teruslah belajar, jaga akhlak, hormati orang tua dan guru, serta raihlah cita-cita setinggi mungkin agar kelak menjadi kebanggaan keluarga, sekolah, dan daerah,” pesannya.
Perpisahan sederhana yang digelar SDN 11 OKU menjadi bukti bahwa momen kelulusan tidak selalu identik dengan kemeriahan. Dari kesederhanaan itu lahir makna, doa, dan harapan yang akan terus mengiringi langkah para siswa menuju masa depan. (jpn)
