Pertama Kali, SDN 3 OKU Terapkan ASAS Berbasis Android untuk Siswa Kelas IV-VI

PENDIDIKAN64 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – SD Negeri 3 OKU terus berupaya mengikuti perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Pada pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) Tahun Pelajaran 2025/2026, sekolah ini mulai menerapkan sistem ujian berbasis Android bagi sebagian peserta didiknya.

Inovasi tersebut menjadi langkah baru SDN 3 OKU dalam mendukung digitalisasi pembelajaran sekaligus membiasakan siswa memanfaatkan teknologi untuk kegiatan akademik.

Kepala SDN 3 OKU, Nopriadi, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan ASAS tahun ini diikuti oleh sebanyak 526 siswa dari kelas I hingga kelas VI. Kegiatan berlangsung secara bertahap, dengan siswa kelas I, II, III, dan VI mengikuti ujian pada 3–6 Juni 2026, sedangkan kelas IV dan V melaksanakannya pada 8–11 Juni 2026.

Menurut Nopriadi, pelaksanaan ASAS tahun ini memiliki perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya, siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti ujian menggunakan perangkat Android, sementara siswa kelas I hingga III masih menggunakan metode konvensional berbasis kertas.

“Pelaksanaan ujian berbasis Android ini baru pertama kali kami terapkan. Sebelumnya sudah dilakukan simulasi dan uji coba saat Asesmen Sumatif Akhir Jenjang sehingga saat pelaksanaan sekarang siswa sudah lebih siap,” ujarnya.

Ia menilai penerapan sistem digital tersebut cukup relevan dengan kondisi saat ini, mengingat sebagian besar siswa sudah terbiasa menggunakan perangkat teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak sekarang relatif cepat beradaptasi dengan teknologi. Tugas kami adalah mengarahkan agar perangkat yang mereka gunakan juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar,” katanya.

Meski berjalan lancar, pelaksanaan ujian berbasis Android masih menghadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah keterbatasan perangkat yang dimiliki siswa. Sebagian peserta masih harus menggunakan telepon genggam milik orang tua atau anggota keluarga lainnya saat mengikuti ujian.

Selain itu, beberapa siswa juga mengalami kendala teknis ketika mengakses soal melalui Google Form karena belum memahami akun email yang terhubung pada perangkat yang digunakan.

Namun demikian, pihak sekolah menilai hambatan tersebut masih dapat diatasi dan tidak mengganggu jalannya ujian secara keseluruhan. Bahkan, penerapan sistem digital ini dinilai mampu membuat proses evaluasi pembelajaran menjadi lebih praktis, cepat, dan efisien.

Dengan dimulainya ASAS berbasis Android, SDN 3 OKU berharap dapat terus meningkatkan pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar serta mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan pendidikan di era digital. (jpn)