SPMB Online SDN 43 OKU Dibuka, Kuota 112 Siswa Baru Disiapkan

PENDIDIKAN35 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat Sekolah Dasar (SD) tahun ajaran 2026/2027 di SD Negeri 43 OKU resmi dibuka mulai 15 Juni 2026. Pendaftaran dilakukan secara online dan dapat diakses oleh masyarakat dari rumah masing-masing.

Kepala SD Negeri 43 OKU, Sardiyono, S.Pd.I., mengatakan sekolah yang dipimpinnya telah menerapkan sistem pendaftaran online selama tiga tahun terakhir. Menurutnya, sistem tersebut dinilai efektif karena memudahkan orang tua dalam mendaftarkan anak tanpa harus datang langsung ke sekolah.

“Orang tua cukup melakukan pendaftaran dari rumah selama memiliki akses internet. Sistem ini jauh lebih praktis dibandingkan cara sebelumnya,” ujarnya.

Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, sekolah membuka jalur penerimaan melalui jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Untuk jalur domisili, seleksi dilakukan berdasarkan hasil verifikasi data, jarak tempat tinggal calon peserta didik ke sekolah, serta usia pendaftar sesuai ketentuan yang berlaku.

Sekolah menyediakan kuota sebanyak empat rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas maksimal 28 siswa per kelas, sehingga total daya tampung mencapai 112 peserta didik baru.

Sardiyono menjelaskan, pendaftaran dijadwalkan berlangsung hingga 20 Juni 2026. Namun, proses penerimaan dapat ditutup lebih awal apabila kuota yang tersedia telah terpenuhi.

“Kalau kuota sudah terpenuhi sebelum tanggal penutupan, maka pendaftaran akan ditutup sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.

Meski seluruh proses dilakukan secara daring, pihak sekolah tetap memberikan pelayanan bagi orang tua yang mengalami kendala saat melakukan pendaftaran. Jika ditemukan kesalahan pengisian data, seperti tahun kelahiran yang tidak sesuai dengan dokumen asli, sekolah akan membantu melakukan verifikasi dengan mencocokkan data menggunakan akta kelahiran atau dokumen pendukung lainnya.

Sejauh ini, pelaksanaan SPMB berjalan lancar. Kendala yang muncul umumnya hanya berkaitan dengan akses server atau tautan pendaftaran, namun tidak mengganggu jalannya proses penerimaan secara keseluruhan.

Selain mempermudah masyarakat, sistem online juga dinilai lebih transparan karena seluruh proses seleksi dilakukan berdasarkan data yang telah diinput dan diverifikasi sesuai aturan yang berlaku.

Pihak sekolah mengimbau para orang tua yang belum mendaftarkan putra-putrinya agar segera memanfaatkan waktu yang masih tersedia. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 24 Juni 2026, sedangkan proses daftar ulang akan dilaksanakan pada 25 hingga 27 Juni 2026. (jpn)