Baturaja Timur Juara GSI SMP OKU 2026, Dream Team Provinsi Segera Dibentuk

PENDIDIKAN13 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) tahun 2026 resmi berakhir. Kompetisi yang digelar di Stadion Madya Kemiling, Baturaja, Rabu (24/6), menjadi panggung bagi para pesepak bola muda terbaik dari 10 kecamatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperebutkan kesempatan tampil pada tingkat provinsi.

Sebanyak 10 tim ambil bagian dalam turnamen tersebut. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari berbagai SMP negeri dan swasta di kecamatan masing-masing.

Kecamatan yang berpartisipasi yakni Baturaja Timur, Baturaja Barat, Lubuk Batang, Lubuk Raja, Peninjauan, Sinar Peninjauan, Kedaton Peninjauan Raya, Sosoh Buay Rayap, Lengkiti, dan Semidang Aji.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Zulfan Naser, S.Pd., didampingi Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang SMP, H. Ade Ridwan, S.Pd., mengatakan GSI merupakan bagian dari pembinaan olahraga pelajar sekaligus ajang pencarian bakat sepak bola yang berjenjang hingga tingkat nasional.

“Seluruh pemain yang tampil di tingkat kabupaten ini telah melalui proses seleksi di kecamatan masing-masing. Dari sini akan dipilih pemain-pemain terbaik yang nantinya dipersiapkan untuk mewakili Kabupaten OKU pada GSI tingkat provinsi,” ujar Zulfan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Kadarisman, S.Ag., M.Si., mengapresiasi semangat, disiplin, dan sportivitas yang ditunjukkan para peserta selama turnamen berlangsung.
Menurutnya, GSI bukan hanya tentang mencari tim juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter serta pengembangan potensi siswa di bidang olahraga.

“Saya melihat banyak potensi pemain muda yang tampil pada GSI tahun ini. Tugas kita bersama adalah membina mereka dengan baik agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga hingga tingkat nasional. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga sportivitas, dan terus berlatih agar dapat membawa nama baik Kabupaten OKU,” kata Kadarisman.

Final Berjalan Ketat

Partai final mempertemukan Baturaja Timur melawan Sinar Peninjauan. Sejak awal pertandingan, kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling memberikan tekanan.

Baturaja Timur berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-11 melalui sundulan Yossa Aji Pangestu yang menggetarkan gawang lawan. Gol tersebut menjadi pembeda sekaligus membawa Baturaja Timur unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sinar Peninjauan berusaha menyamakan kedudukan melalui sejumlah peluang berbahaya. Namun, kokohnya lini pertahanan Baturaja Timur dan penampilan apik penjaga gawang membuat skor tidak berubah.

Baturaja Timur sebenarnya sempat mendapat peluang emas untuk menambah keunggulan melalui tendangan penalti. Sayangnya, eksekusi yang dilakukan belum membuahkan hasil setelah bola melambung di atas mistar gawang.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 tetap bertahan dan memastikan Baturaja Timur keluar sebagai juara GSI SMP tingkat Kabupaten OKU tahun 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Kadarisman, S.Ag., M.Si., Pose Bersama Pemenang. (Foto : Lintasharian.com)

Penghargaan Individu

Selain menentukan juara, turnamen ini juga memberikan penghargaan kepada pemain yang tampil menonjol sepanjang kompetisi.
Tim Baturaja Timur berhasil meraih gelar juara pertama, disusul Sinar Peninjauan sebagai juara kedua. Posisi ketiga ditempati Lubuk Raja, sementara Peninjauan harus puas berada di peringkat keempat.

Untuk kategori individu, gelar Top Scorer diraih Bagas dari Lubuk Raja setelah mencetak tujuh gol sepanjang turnamen. Sementara penghargaan Best Player atau pemain terbaik diberikan kepada Jovan dari Sinar Peninjauan berkat performa konsisten yang ditunjukkannya hingga membawa tim melaju ke partai final.

Bentuk Dream Team OKU

Meski Baturaja Timur tampil sebagai juara, Zulfan menegaskan skuad yang akan mewakili OKU pada GSI tingkat provinsi tidak hanya berasal dari satu tim.

Panitia dan tim pelatih telah melakukan pemantauan terhadap seluruh peserta selama turnamen berlangsung untuk memilih pemain terbaik di setiap posisi.

“Kami sudah mengantongi sejumlah nama dari seluruh tim peserta. Nantinya pemain-pemain terbaik akan diseleksi kembali untuk membentuk Dream Team GSI OKU yang akan berlaga di tingkat provinsi,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, para pemain yang masuk radar seleksi akan mengikuti tahapan lanjutan berupa latihan bersama, peningkatan kondisi fisik, serta laga uji coba sebelum ditetapkan sebagai skuad resmi.

“Kami berharap tim yang terbentuk nanti mampu tampil maksimal dan membawa prestasi bagi Kabupaten OKU di tingkat provinsi,” pungkas Zulfan. (jpn)