Lintasharian.com, Baturaja – Sebanyak 148 calon murid baru mengikuti tes akademik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 4 OKU, Selasa (23/6/2026). Dari jumlah tersebut, hanya tersedia 81 kursi untuk jalur tes akademik sehingga persaingan memperebutkan bangku sekolah negeri itu berlangsung cukup ketat.
Kepala SMAN 4 OKU, Hj. Jumiati, didampingi Wakil Kepala Sekolah Hikmatul Jauhari, SPd, mengatakan pelaksanaan tes tahun ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang dirancang untuk menghadirkan proses seleksi yang lebih objektif dan transparan.
Menurutnya, meski jadwal pelaksanaan yang ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan berlangsung pada 22 hingga 23 Juni 2026, SMAN 4 OKU bersama SMAN 1 OKU dan SMAN 5 OKU sepakat melaksanakan tes pada Selasa, 23 Juni 2026.
“Pelaksanaan tes berjalan sesuai jadwal dan menggunakan sistem CAT. Setelah peserta menyelesaikan ujian, hasilnya dapat langsung terlihat pada perangkat yang digunakan,” ujar Jumiati.
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari pengecekan server dan jaringan internet hingga verifikasi data calon murid yang telah mendaftar.
Data peserta yang telah diverifikasi kemudian digunakan untuk membuat akun khusus berupa username dan password sebagai akses mengikuti tes. Sistem tersebut sekaligus menjadi salah satu langkah untuk memastikan peserta yang mengikuti ujian benar-benar calon murid yang bersangkutan.
Selain itu, peserta diwajibkan menggunakan perangkat yang telah memenuhi spesifikasi yang ditentukan. Sebelum pelaksanaan tes, sekolah juga telah melakukan sosialisasi terkait penggunaan aplikasi pendukung yang digunakan dalam ujian berbasis CAT.
Melalui aplikasi tersebut, peserta tidak dapat membuka aplikasi lain selama tes berlangsung. Akses jaringan juga dibatasi hanya pada jaringan lokal sekolah guna menjaga keamanan dan integritas pelaksanaan ujian.
Dalam proses seleksi, nilai akhir peserta tidak hanya ditentukan dari hasil tes akademik. Sekolah menerapkan formula penilaian dengan bobot 40 persen dari nilai rata-rata rapor yang telah diverifikasi dan 60 persen dari hasil tes akademik.
Kedua komponen tersebut kemudian dijumlahkan untuk menghasilkan nilai akhir yang menjadi dasar penentuan kelulusan peserta.
“Dengan sistem ini, peluang tetap terbuka bagi semua peserta. Meskipun nilai rapornya tidak terlalu tinggi, jika hasil tes akademiknya baik maka nilai akhirnya juga bisa bersaing,” jelasnya.
Jumiati menambahkan, selama pelaksanaan tes tidak ditemukan kendala berarti. Seluruh tahapan berjalan lancar berkat persiapan yang telah dilakukan sebelumnya, baik dari sisi teknis maupun administrasi.
Ia juga mengingatkan para peserta untuk menantikan pengumuman hasil seleksi yang dijadwalkan pada 25 Juni 2026. Hasil tes akademik dapat diakses secara daring melalui laman resmi SPMB SMA OKU di www.spmbsmaoku.com.
“Kami mengimbau peserta dan orang tua untuk terus memantau informasi melalui website resmi agar tidak ketinggalan jadwal maupun hasil seleksi yang telah ditetapkan,” katanya.
Ia berharap penerapan sistem CAT dalam SPMB dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru karena seluruh tahapan berlangsung secara terbuka, objektif, dan transparan.
“Kami berharap sistem ini memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta dan menghasilkan calon murid terbaik yang akan bergabung di SMAN 4 OKU,” pungkasnya.
Sebelumnya, SMAN 4 OKU telah menuntaskan pelaksanaan seleksi tahap pertama yang meliputi jalur domisili, afirmasi, mutasi, prestasi akademik, prestasi nonakademik, serta jalur nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Tahapan tes akademik yang digelar saat ini menjadi bagian dari proses seleksi penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027. (jpn)
