Thursday, 24 September 2026 | --:--:-- WIB
BANNERs
bannere

90 Mahasiswa UNMAHA Baturaja Diwisuda, Lulusan Ditantang Kuasai Teknologi dan AI

jeki Purnomo Jeky 23 Sep 2026, 20:28 WIB
90 Mahasiswa UNMAHA Baturaja Diwisuda, Lulusan Ditantang Kuasai Teknologi dan AI Dekan Fakultas STEM sekaligus Direktur PSDKU Unmaha OKU, Hendrayudi MKom memindahkan kuncir toga sebagai tanda kelulusan. (Foto : Lintasharian.com)
Galeri Foto 3
Klik untuk memperbesar
Sebanyak 90 mahasiswa resmi menyandang gelar setelah menyelesaikan pendidikan
90 Mahasiswa UNMAHA Baturaja Diwisuda, Lulusan Ditantang Kuasai Teknologi dan AI
Pose Bersama

Baturaja, Lintasharian.com – Dunia kerja yang terus berubah menuntut lulusan perguruan tinggi tidak berhenti pada kemampuan akademik. Bekal ilmu selama di bangku kuliah perlu terus dikembangkan, terutama dengan mengikuti kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pesan tersebut mengemuka dalam Wisuda ke-6 Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) Baturaja yang berlangsung di Ballroom Hotel The Zuri Baturaja, Rabu (23/9/2026).

Sebanyak 90 mahasiswa resmi menyandang gelar setelah menyelesaikan pendidikan. Rinciannya, 58 lulusan berasal dari Program Studi Manajemen Informatika (MI) dan 32 lulusan lainnya dari Program Studi Teknik Informatika (TI).

Prosesi Sidang Senat Terbuka tersebut dipimpin Direktur UNMAHA Baturaja Hendrayudi, M.Kom. Sejumlah pejabat dan tamu undangan turut hadir, di antaranya Asisten II Setda OKU H. Hasan HD, S.Sos., M.S.E., mewakili Bupati OKU, Kapolsek Baturaja Timur AKP Toni Zainudin, Wakil Rektor I Universitas Baturaja Yamanto Isa, perwakilan Unit Intel Kodim Lettu Agus serta undangan lainnya.

BACA JUGA

Rektor UNMAHA Ir. Tri Atmodjowati, M.M. mengikuti rangkaian wisuda secara virtual melalui Zoom Meeting. Ia menjelaskan, pelaksanaan wisuda tahun ini digelar dengan konsep hybrid karena adanya kondisi tertentu yang membuat dirinya tidak dapat hadir secara langsung.

Meski demikian, menurut Tri, kondisi tersebut tidak mengurangi makna dan kekhidmatan prosesi wisuda.

Justru, pelaksanaan secara hybrid menjadi gambaran bahwa perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat.

"Perjalanan kalian tidak mudah hingga bisa sampai ke titik ini. Terima kasih juga kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan anaknya di Kampus UNMAHA Baturaja," kata Tri.

Ia mengingatkan para lulusan bahwa gelar Diploma III yang diperoleh bukanlah garis akhir perjalanan pendidikan. Para lulusan masih memiliki peluang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

UNMAHA, lanjutnya, memberikan kesempatan kepada alumni untuk meneruskan pendidikan ke jenjang S1.

"Ilmu yang telah didapat selama berkuliah di UNMAHA menjadi bekal untuk bisa dimanfaatkan di tengah masyarakat. Semua wisudawan harus bisa mengembangkan teknologi untuk menata masa depan," ujarnya.

Lulusan Diminta Jadi Bagian dari Pembangunan

Pesan serupa disampaikan Bupati OKU melalui Asisten II Setda OKU H. Hasan HD yang membacakan sambutan tertulis kepala daerah.

Ia menyebut wisuda bukan sekadar seremoni untuk menandai berakhirnya masa perkuliahan. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi awal bagi para lulusan untuk memasuki fase baru, baik dalam dunia kerja, pengabdian kepada masyarakat maupun pengembangan diri.

Gelar akademik yang telah diraih juga membawa tanggung jawab. Para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki agar memberikan manfaat bagi masyarakat serta ikut mendukung pembangunan daerah dan bangsa.

"Jadikanlah ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," pesannya.

Sementara itu, Direktur UNMAHA Baturaja Hendrayudi mengungkapkan, lulusan yang dihasilkan kampus tersebut kini telah tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan bertambahnya 90 lulusan pada wisuda tahun ini, total alumni UNMAHA Baturaja diperkirakan telah mencapai sekitar 7.000 orang. Mereka disebut telah bekerja di berbagai bidang.

Hendrayudi juga menyoroti perubahan kebutuhan dunia kerja yang semakin erat dengan perkembangan teknologi.

Menurut dia, lulusan tidak cukup hanya memiliki ijazah, tetapi juga harus mempunyai kemampuan yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk pemanfaatan AI.

"Peran teknologi, terutama AI saat ini sangat besar. Teknologi tidak hanya mengubah cara hidup kita, tapi juga menata masa depan," katanya.

Untuk membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja, UNMAHA Baturaja memiliki Unmaha Skill Center yang menjadi wadah pelatihan dan pengembangan keterampilan mahasiswa.

Selain pembekalan keterampilan, kampus juga menyediakan bursa kerja bagi lulusan.

"Bursa kerja pasti kita ada, dan kami memiliki pelatihan Unmaha Skill Center. Jadi mereka memiliki skill yang siap bersaing di dunia kerja," ujar Hendrayudi.

Pendaftaran Mahasiswa Baru Masih Dibuka

Di sisi lain, Hendrayudi menyampaikan UNMAHA Baturaja masih memberikan kesempatan bagi masyarakat OKU dan sekitarnya yang ingin melanjutkan pendidikan.

Pendaftaran mahasiswa baru masih dibuka hingga Oktober 2026.

"Pendaptaran mahasiswa baru masih kita buka hingga Oktober 2026," katanya.

Wisuda ke-6 UNMAHA Baturaja kemudian ditutup dengan penyampaian sambutan dari perwakilan mahasiswa. Momen tersebut berlangsung emosional ketika pesan dan kesan selama menjalani masa perkuliahan disampaikan di hadapan para wisudawan, keluarga serta tamu undangan.

Pada kesempatan itu, kampus juga mengumumkan sejumlah mahasiswa berprestasi dari dua program studi.

Mahasiswa berprestasi Prodi Manajemen Informatika:

Mia Aidina, A.Md. — IPK 3,86

Juliantara, A.Md. — IPK 3,86

Intan Puspitasari, A.Md. — IPK 3,86

Mahasiswa berprestasi Prodi Teknik Informatika:

Rahma Mariani, A.Md. — IPK 3,89

Tiara Sujatawati, A.Md. — IPK 3,88

Desti Indriani, A.Md. — IPK 3,86

Wisuda pun menjadi penanda bertambahnya generasi baru alumni UNMAHA Baturaja yang diharapkan mampu membawa ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama kuliah ke tengah masyarakat. (jpn)