Cegah Bullying di Sekolah, KPAD Sumsel Beri Pesan Penting kepada Murid SMPN 9 OKU
Ketua Pokja Bidang SDM dan Sosialisasi KPAD Provinsi Sumsel, Heru Anugrah Akbar, S.H., saat menjadi pembina upacara di SMPN 9 OKU, Senin (2/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak murid untuk mencegah bullying dan berani melaporkan segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah. (Foto : ist)
Galeri Foto 1
Klik untuk memperbesar
BATURAJA, Lintasharian.com β Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan terus dilakukan SMP Negeri 9 Ogan Komering Ulu (OKU). Salah satunya dengan menghadirkan perwakilan Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Provinsi Sumatera Selatan sebagai pembina upacara penaikan bendera, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Pokja Bidang SDM dan Sosialisasi KPAD Provinsi Sumsel, Heru Anugrah Akbar, S.H., mengajak seluruh murid untuk memahami pentingnya mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan satuan pendidikan.
Ia menegaskan, tindakan kekerasan maupun perundungan tidak boleh dianggap sebagai hal biasa, baik yang terjadi antarmurid maupun melibatkan tenaga pendidik.
βTidak ada senioritas maupun junioritas di lingkungan sekolah. Anak-anak juga harus bijak dalam menyampaikan informasi kepada orang tua atau wali. Jika ada sesuatu yang terjadi di sekolah, silakan ceritakan kepada orang tua pada momen dan waktu yang tepat agar tidak menimbulkan kesalahpahaman,β jelas Heru.
BACA JUGA
Menurutnya, pembentukan karakter dan jati diri anak tidak terlepas dari tiga lingkungan utama, yakni keluarga, lingkungan sekitar, dan sekolah. Ketiganya memiliki peran penting dalam membentuk kepribadian serta perilaku anak.
Heru juga mendorong murid agar tidak takut bersuara ketika melihat atau mengalami tindakan bullying. Keberanian untuk melapor dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah kekerasan terus berulang.
βAnak-anak harus berani menjadi pelopor sekaligus pelapor. Jika melihat atau mengalami tindakan bullying, jangan pernah takut untuk bersuara,β tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 9 OKU, Yanti Yusipa, M.Pd., menyambut baik kehadiran KPAD Sumsel dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, menghadirkan pembina upacara dari berbagai instansi di luar sekolah merupakan salah satu cara untuk memperluas wawasan dan pengetahuan murid.
Ia berharap, materi yang disampaikan tidak hanya menjadi tambahan pengetahuan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang sehat antarteman di lingkungan sekolah.
βKami menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi perhatian KPAD Sumsel terhadap dunia pendidikan. Anak-anak tadi mendapatkan arahan mengenai bullying dan bagaimana cara mengatasinya,β ujar Yanti.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara KPAD Sumsel dan pihak sekolah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta ramah anak.
Melalui kegiatan ini, SMPN 9 OKU berharap seluruh murid semakin memahami pentingnya saling menghargai, menghindari segala bentuk kekerasan, serta berani melaporkan apabila menemukan tindakan perundungan di lingkungan sekolah. (jpn)