Tuesday, 03 November 2026 | --:--:-- WIB
BANNERs
bannere

Disdik OKU Perkuat Validasi Dapodik, 192 Operator SD Ikuti Sosialisasi dan Bimtek

jeki Purnomo Jeky 02 Nov 2026, 22:24 WIB
Disdik OKU Perkuat Validasi Dapodik, 192 Operator SD Ikuti Sosialisasi dan Bimtek Kabid PTK Disdik OKU Tammeiri, S.H., M.M., menyampaikan sambutan saat Sosialisasi dan Bimtek Pengelolaan Aplikasi Dapodik untuk Validasi Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru jenjang SD di Hotel Grand Kemuning Baturaja, Senin (2/11/2026). (Foto : Lintasharian.com)
Galeri Foto 5
Klik untuk memperbesar

BATURAJA, Lintasharian.com – Ketepatan data menjadi salah satu kunci dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Karena itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus mendorong pengelolaan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang akurat dan sesuai dengan kondisi sebenarnya, terutama terkait data guru.

Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Aplikasi Dapodik untuk Validasi Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru jenjang Sekolah Dasar (SD), yang digelar di Aula Hotel Grand Kemuning Baturaja, Senin (2/11/2026).

Kegiatan ini diikuti 192 operator Dapodik dari SD negeri dan swasta se-Kabupaten OKU. Fokus utamanya memberikan pemahaman mengenai pembaruan aplikasi Dapodik versi 2027.b sekaligus memastikan proses penginputan dan pemutakhiran data berjalan sesuai ketentuan terbaru.

Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU Zulfan Naser, S.Pd., melalui Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Tammeiri, S.H., M.M., menyampaikan bahwa Dapodik memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan, mulai dari perencanaan hingga pengambilan kebijakan.

BACA JUGA

Menurutnya, setiap data yang dimasukkan ke dalam aplikasi harus benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Sebab, ketidaksesuaian data berpotensi menghambat administrasi, perencanaan kebutuhan guru, pemetaan kompetensi hingga pemenuhan hak-hak tenaga pendidik.

"Validitas data menjadi hal yang sangat penting, terutama berkaitan dengan peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru. Identitas, status kepegawaian, riwayat pendidikan, penugasan, beban kerja, sertifikasi serta data pendukung lainnya harus dipastikan benar dan sesuai dokumen resmi," pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa guru memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan. Tidak hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, guru juga bertanggung jawab membentuk karakter, menanamkan nilai moral serta mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Karena itu, peningkatan kompetensi dan perhatian terhadap kesejahteraan guru perlu ditunjang dengan sistem pendataan yang tertib, akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh operator diharapkan semakin memahami tata cara pengelolaan aplikasi Dapodik, pemutakhiran data, pemeriksaan validitas hingga penyelesaian berbagai kendala teknis dalam pelaksanaannya.

Sementara itu, Kasi PTK SD Disdik OKU Sahri, S.E., M.Pd., dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut penyesuaian dan perbaikan sejumlah fitur aplikasi Dapodik semester gasal tahun ajaran 2026/2027 oleh Direktorat Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengembangan Karier Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada Bidang Pembinaan Ketenagaan Disdik OKU Tahun Anggaran 2026.

Melalui sosialisasi dan bimtek ini, para operator diharapkan mampu memahami pembaruan aplikasi Dapodik versi 2027.b yang dirilis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga penginputan data dapat dilakukan secara tepat, lengkap, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (jpn)