SMPN 21 OKU Terbakar, Bupati Teddy Tinjau Lokasi dan Pastikan Segera Direhab
Bupati OKU H Teddy Meilwansyah meninjau langsung kondisi SMPN 21 OKU di Kelurahan Batukuning, Rabu (7/10/2026), pascakebakaran yang menghanguskan ruang Laboratorium IPA. Pemkab OKU memastikan bangunan terdampak segera dikaji dan direhab. (Foto : Kominfo OKU)
Baturaja, Lintasharian.com β Kebakaran yang melanda SMP Negeri 21 OKU di Kelurahan Batukuning, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Selasa (6/10/2026) malam, langsung mendapat perhatian pemerintah daerah.
Tak ingin menunggu lama, Bupati OKU H Teddy Meilwansyah S.STP., M.M., M.Pd langsung turun meninjau sekolah tersebut pada Rabu pagi (7/10/2026).
Kedatangannya untuk melihat kondisi bangunan secara langsung sekaligus memastikan proses penanganan pascakebakaran.
Ruang Laboratorium IPA menjadi bagian sekolah yang terdampak. Ruangan tersebut diketahui juga dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar bagi 31 murid kelas VIII.C.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat aktivitas di sekolah sudah berakhir. Kondisi itu membuat tidak ada kegiatan belajar mengajar ketika api muncul, sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran OKU kemudian bergerak melakukan pemadaman dengan mengerahkan dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil tangki suplai. Warga sekitar turut membantu proses penanganan hingga api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah kejadian.
BACA JUGA
Saat berada di lokasi pada Rabu pagi, Teddy melihat langsung bagian bangunan yang terbakar. Ia juga mendengarkan laporan dari pihak sekolah dan jajaran pemerintah daerah mengenai kondisi ruangan serta penanganan yang telah dilakukan sejak malam sebelumnya.
βAlhamdulillah tidak ada korban jiwa karena kejadiannya malam hari dan tidak ada proses belajar mengajar. Kebakaran ini sudah kita laporkan kepada pihak kepolisian, nanti pihak kepolisian akan mencari penyebab kebakaran ini,β ujar Teddy.
Gedung Segera Dikaji untuk Direhab
Teddy mengatakan, kerusakan dan kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Sejumlah perlengkapan sekolah yang berada di dalam ruangan ikut terbakar.
βUntuk kerugian saat ini masih kita lakukan pendataan. Yang jelas yang terbakar meja dan kursi serta buku-buku,β katanya.
Pemkab OKU memastikan kerusakan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Namun, sebelum pekerjaan perbaikan dilakukan, kondisi bangunan akan terlebih dahulu dikaji untuk memastikan tingkat kerusakan dan kelayakan strukturnya.
βSegera kita usulkan untuk perbaikan. Namun sebelumnya akan ada tim kajian apakah dinding gedung ini masih layak atau tidak untuk dilakukan rehab. Intinya akan segera kita rehab sehingga proses belajar mengajar bisa kembali berjalan dengan lancar,β tegasnya.
Sementara ruang yang biasa digunakan murid kelas VIII.C mengalami kerusakan, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan. Untuk sementara, murid dipindahkan ke ruangan lain agar aktivitas pembelajaran tidak terhenti.
Plt Kepala Dinas Pendidikan OKU Zulfan Naser S.Pd mengatakan, penanganan bangunan tersebut akan dimasukkan dalam perencanaan anggaran.
βProses belajar tetap berjalan seperti biasa. Sementara kita alihkan ke kelas lain. Tahun ini kita masukkan dalam anggaran sehingga tahun depan sudah bisa dibangun,β kata Zulfan.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo OKU Mirdaili S.STP., M.Si., Kepala BKPSDM OKU Imron HS ST., M.Si., Kepala Bapelitbangda OKU H Yoyin Arifianto A.P., M.Si., Kepala Dinas Sosial OKU Iwarman S.T., M.Eng., Kepala Dinas Pemadam Kebakaran OKU Novu Apriyadi ST., Kepala SMPN 21 OKU Hazar S.Pd., serta Lurah Batukuning Anton Pengabdian. (*)