Lintasharian.com, Baturaja – Gelak tawa anak-anak memenuhi Ballroom Hotel Zuri Baturaja saat kisah persahabatan Kelinci dan Bebek dibawakan secara interaktif oleh Kak Ninuk bersama Bunda PAUD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Hj. Zwesty Karenia Teddy, pada puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten OKU ke-116 itu mengusung tema “Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Anak-anak dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara, baik yang hadir langsung di lokasi maupun secara daring melalui Zoom Meeting.
Suasana semakin semarak ketika dongeng interaktif mulai dipentaskan. Dengan gaya bercerita yang penuh ekspresi dan diselingi komunikasi bersama anak-anak, kisah Kelinci dan Bebek sukses mengundang tawa sekaligus menyampaikan pesan tentang persahabatan, kejujuran, saling menghargai, dan kepedulian terhadap sesama.
Keceriaan terus berlanjut melalui beragam penampilan seni dari anak-anak yang tampil percaya diri di atas panggung. Kegiatan juga semakin meriah dengan pembagian doorprize yang disambut antusias para peserta.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah OKU Alva Elan, S.ST., M.PSDA., membacakan sambutan tertulis Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd. Ia mengatakan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa anak merupakan amanah sekaligus investasi terbesar bagi masa depan daerah dan bangsa.
Menurutnya, masa depan Kabupaten OKU maupun Indonesia sangat bergantung pada bagaimana anak-anak dididik, dilindungi, serta dibimbing sejak usia dini. Karena itu, Pemerintah Kabupaten OKU terus berupaya memenuhi hak-hak anak melalui pendidikan yang berkualitas, perlindungan, ruang bermain yang aman, serta lingkungan yang sehat dan penuh kasih sayang.
Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, pendampingan dari keluarga dan lingkungan juga dinilai sangat penting agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan budaya literasi maupun nilai-nilai budaya bangsa.
Melalui kegiatan mendongeng, lanjutnya, pemerintah ingin menghidupkan kembali budaya bertutur sebagai bagian dari kearifan lokal. Dongeng menjadi media yang efektif untuk menanamkan nilai kejujuran, keberanian, tanggung jawab, gotong royong, hingga rasa cinta kepada keluarga, masyarakat, dan tanah air.
Sementara itu, Bunda PAUD OKU Hj. Zwesty Karenia Teddy mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk terus memberikan perhatian terbaik kepada anak-anak.
“Anak-anak adalah anugerah sekaligus harapan masa depan. Tugas kita bersama adalah mendampingi mereka dengan kasih sayang, perhatian, dan teladan yang baik agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, bahagia, berkarakter, serta mampu meraih cita-citanya,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Kadarisman, S.Ag., M.Si., didampingi Kabid PAUD dan PNF Disdik OKU Yuliawati, S.E., M.Pd., mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat komitmen semua pihak dalam memenuhi hak-hak anak, terutama memperoleh pendidikan yang berkualitas, aman, inklusif, dan menyenangkan.
Ia menegaskan Disdik OKU terus mendorong terwujudnya satuan pendidikan ramah anak, memperkuat pendidikan karakter, membudayakan literasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Menurut Kadarisman, kegiatan mendongeng yang menjadi bagian dari puncak HAN 2026 bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana efektif menanamkan nilai-nilai karakter sekaligus menumbuhkan kecintaan anak terhadap budaya literasi sejak usia dini.
“Semoga semangat Hari Anak Nasional ini semakin memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam mencetak generasi OKU yang cerdas, berkarakter, berprestasi, serta mendukung terwujudnya visi SAYANGI OKU,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0403/OKU Shindy Yusuf, Ketua Bhayangkari Cabang OKU Agnes Helmy, Ketua Dharmayukti Karini Aftina Amalia Elvin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) OKU Rosari Indah Alva, Kepala Dinas PPPA OKU Iis Wahyu Ningsih, S.E., M.Si., Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan OKU Ahmad Azhar, S.STP., M.Si., Kepala Bappelitbangda OKU Yoyin Arifianto, AP., M.Si., serta Kepala Dinas Perikanan OKU Juarsyah, S.Sos., M.M. (*)
