Lintasharian.com, Jakarta – Tahapan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama untuk posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus bergulir. Sebanyak empat peserta resmi mengikuti uji kompetensi atau assessment yang digelar di Assessment Center Mabes Polri, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Pelaksanaan assessment tersebut dipantau langsung oleh Bupati OKU, Teddy Meilwansyah. Kehadiran orang nomor satu di OKU itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan proses seleksi berjalan objektif, profesional, dan menghasilkan figur terbaik untuk menduduki jabatan Sekda.
Dalam sambutannya, Teddy Meilwansyah menyampaikan apresiasi kepada tim asesor Mabes Polri yang selama ini telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten OKU dalam pelaksanaan penilaian kompetensi aparatur sipil negara.
“Kami berharap seluruh tahapan assessment ini dapat melahirkan calon Sekda yang benar-benar memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan manajerial terbaik untuk mendukung jalannya pemerintahan di Kabupaten OKU,” ujarnya.
Assessment tersebut dipimpin tim asesor SDM Polri, di antaranya Kombes Pol Aris Haryanto SIK MHum selaku Kabagpenkompeten Robinkar SSDM Polri serta Kombes Pol Abdul Harris Makin SIK MSi sebagai Asesor SDM Kepolisian Madya TK III SSDM Polri.
Adapun empat peserta yang mengikuti seleksi berasal dari dua daerah berbeda, yakni Kabupaten OKU dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Dari OKU terdapat nama H. Romson Fitri SH MH yang saat ini menjabat Asisten III Administrasi Umum Setda OKU, serta Nanang Nurzaman SIP MSi yang menjabat Kepala BKPSDM OKU.
Sementara dua peserta lainnya berasal dari Kabupaten Muba, yakni Alva Elan SST MPSDA yang kini menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, serta Hendra Tris Tommy SSTP MEcDev yang menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Muba.
Menurut Teddy, kerja sama antara Pemkab OKU dengan Assessment Center Mabes Polri bukan kali pertama dilakukan. Bahkan, kolaborasi tersebut telah berlangsung selama enam tahun terakhir dan dinilai memberikan hasil positif dalam proses seleksi pejabat di lingkungan Pemkab OKU.
“Assessment Center Mabes Polri memiliki kredibilitas yang sangat baik dan selama ini menjadi mitra penting dalam pelaksanaan seleksi terbuka jabatan di Pemkab OKU. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut,” katanya.
Kerja sama tersebut juga telah diperkuat melalui pembaruan nota kesepahaman antara Pemkab OKU dan Kepolisian Republik Indonesia terkait pelaksanaan penilaian kompetensi ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU.
Seleksi terbuka Sekda OKU ini dilaksanakan berdasarkan ketentuan Kementerian PAN-RB tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka, serta telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Turut mendampingi Bupati OKU dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Pendidikan OKU Kadarisman SAg MS serta Kepala Bappelitbangda OKU Yoyin Arifianto AP MSi. Proses assessment dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 11 hingga 12 Mei 2026. (jpn)
