Flyover Pasar Tempel Baturaja Mulai Temui Titik Terang, DJKA Siap Kawal Pembangunan

OKU50 Dilihat

Lintasharian.com, Jakarta – Harapan masyarakat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk hadirnya flyover di kawasan Pasar Tempel, Baturaja, perlahan mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten OKU terus bergerak mencari dukungan agar proyek jalan layang di perlintasan kereta api tersebut dapat segera direalisasikan.

Setelah sebelumnya menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak, Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd kembali melakukan langkah lanjutan dengan mendatangi Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di Jakarta, Senin (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati OKU memaparkan kondisi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Pasar Tempel akibat perlintasan sebidang kereta api. Jalur tersebut diketahui menjadi salah satu akses vital masyarakat, termasuk penghubung menuju sejumlah daerah di sekitar Kabupaten OKU.

Usulan pembangunan flyover itu mendapat respons positif dari Dirjen Perkeretaapian Ir Allan Tandiono. Ia menyebut persoalan perlintasan sebidang kini menjadi perhatian pemerintah pusat karena berkaitan dengan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Allan menegaskan pihaknya siap membantu dan mengawal percepatan pembangunan flyover melalui sejumlah skema pendanaan, mulai dari pengajuan ke Bappenas hingga dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan-perusahaan besar yang beroperasi di wilayah OKU.

“Kami akan mengkaji usulan ini bersama Bappenas dan Tim CSR Nasional. Silakan Pemkab OKU menyiapkan draft kerja samanya. Jika administrasi, pembebasan lahan, dan kepemilikan aset sudah jelas, kami akan mengundang seluruh pihak terkait untuk rapat koordinasi agar pembangunan ini segera berjalan,” ujar Allan.

Menurutnya, sejumlah perusahaan yang memanfaatkan jalur kereta api angkutan batu bara di Sumatera Selatan juga akan dilibatkan dalam pembahasan pembangunan flyover tersebut.

“Kami akan mengundang Pemprov Sumsel, PT KAI, Danantara, PT Bukit Asam, Semen Baturaja, PT SSP, perusahaan geothermal, serta perusahaan lainnya untuk bersama-sama mendukung pembangunan ini melalui dana CSR. Mudah-mudahan pembangunan flyover ini bisa segera terealisasi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati OKU H Teddy Meilwansyah mengaku bersyukur karena usulan pembangunan flyover Pasar Tempel mulai mendapat dukungan serius dari pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, persoalan kemacetan yang sudah cukup lama terjadi di perlintasan Pasar Tempel mulai menemukan titik terang. Tadi Pak Dirjen menyampaikan komitmennya untuk membantu percepatan pembangunan flyover ini,” kata Teddy.

Ia menegaskan Pemkab OKU siap menindaklanjuti seluruh arahan yang diberikan, termasuk terkait pembebasan lahan di luar aset perkeretaapian.
“Kami akan segera menjalankan instruksi yang diberikan agar proses pembangunan ini bisa berjalan lebih cepat,” tandasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati OKU turut didampingi Asisten III Romson Fitri, Kepala Bapelitbangda OKU Yoyin Arifianto, Plt Kadis PUPR OKU Ardiansyah Danial, serta Kadishub OKU Agus Salim. (*)