Halal Bihalal MGMP PAI SMP OKU, Perkuat Silaturahmi Sekaligus Tegaskan Profesionalisme Guru

PENDIDIKAN341 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Momentum Halal Bihalal dimanfaatkan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP se-Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen peningkatan profesionalisme.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) OKU, Senin (13/4/2026), ini dirangkai dengan pembinaan guru dan diikuti oleh pengurus serta anggota MGMP PAI SMP OKU dari berbagai sekolah di Kabupaten OKU. Turut hadir jajaran Kemenag OKU serta perwakilan Dinas Pendidikan OKU.

Acara tersebut diprakarsai oleh pengurus MGMP PAI SMP OKU dengan Arena Aswari, S.Ag., yang juga menjabat sebagai Ketua MGMP sekaligus Plh. Kepala SMPN 19 OKU, sebagai ketua panitia.

Dalam sambutannya, Arena Aswari mengajak seluruh guru menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperkuat kebersamaan dan saling memaafkan.

“Tidak ada manusia yang sempurna. Karena itu, melalui halal bihalal ini mari kita saling memaafkan dengan ikhlas agar kebersamaan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga mendorong para guru untuk terus berkembang dengan aktif mengikuti berbagai program peningkatan kompetensi, termasuk memanfaatkan platform SINDARA.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag OKU, Dr. H. Muhammad Ali, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa profesi guru agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi.

“Menjadi guru agama bukan sekadar profesi, tetapi panggilan mulia untuk membimbing dan menanamkan nilai-nilai kebaikan. Apa yang diajarkan akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir,” tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Kadarasiman, S.Ag., M.Si., yang diwakili oleh Kasi PTK SMP, Dr. Suci Cahyati, S.Pd., M.Or., turut menekankan pentingnya guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan kompetensi.

Ia menjelaskan, SINDARA merupakan sistem pendukung dalam pengembangan profesional guru yang berfungsi memetakan kebutuhan pelatihan secara lebih terarah dan berbasis data.

“Pemanfaatan SINDARA diharapkan mampu membantu guru mengakses program pengembangan kompetensi yang lebih relevan dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sistem tersebut bukan penentu utama status maupun hak administratif guru, sehingga tidak perlu menimbulkan kekhawatiran di kalangan pendidik. Pihaknya tetap mengimbau seluruh guru di Kabupaten OKU untuk mendaftar menggunakan akun belajar.id serta bergabung dalam komunitas GTK melalui SINDARA, termasuk komunitas MGMP PAI SMP Kabupaten OKU.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi sebagai wadah strategis dalam memperkuat kolaborasi antar guru sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Melalui momentum ini, para guru PAI di Kabupaten OKU diharapkan semakin solid, adaptif, dan profesional dalam menjalankan perannya, serta mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia di tengah tantangan era digital. (jpn)