Perpustakaan SMKN 3 OKU Kian Diminati, Jadi Ruang Belajar Favorit Siswa

PENDIDIKAN23 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Di tengah derasnya arus teknologi dan tingginya penggunaan gawai di kalangan pelajar, Perpustakaan SMKN 3 OKU justru menunjukkan tren positif. Setelah dilakukan pembenahan fasilitas dan penataan ruang yang lebih nyaman, perpustakaan sekolah ini kini menjadi salah satu tempat favorit siswa untuk mengisi waktu belajar maupun bersantai secara produktif.

Hampir setiap hari, perpustakaan dipadati siswa yang datang untuk membaca buku, menyelesaikan tugas sekolah, mencari referensi pelajaran, hingga berdiskusi bersama teman. Suasana yang tenang, ruangan ber-AC, serta ketersediaan berbagai koleksi bacaan membuat para siswa merasa nyaman berlama-lama di dalam perpustakaan.

Kepala SMKN 3 OKU, Berkat Hanafi, melalui Kepala Perpustakaan Warni Ritawati, S.Pd., mengatakan peningkatan kualitas fasilitas perpustakaan merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, keberadaan perpustakaan yang representatif diharapkan mampu menjadi alternatif positif bagi siswa di tengah tingginya intensitas penggunaan gadget.

“Anak-anak sekarang sangat akrab dengan handphone. Karena itu kami berusaha menghadirkan perpustakaan yang nyaman dan menarik agar mereka memiliki ruang untuk membaca, belajar, serta mencari informasi dari berbagai sumber bacaan. Alhamdulillah, upaya ini mendapat dukungan penuh dari Bapak Kepala Sekolah,” ungkap Warni.

Ia menjelaskan, sejak proses rehabilitasi dan penataan selesai dilakukan, jumlah kunjungan siswa ke perpustakaan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan pada jam istirahat maupun saat tidak ada kegiatan belajar mengajar, banyak siswa memilih menghabiskan waktu di perpustakaan.

Saat ini, Perpustakaan SMKN 3 OKU memiliki sekitar 970 koleksi buku yang mencakup buku pelajaran, referensi umum, pengembangan keterampilan, hingga berbagai karya sastra. Koleksi tersebut terus dimanfaatkan siswa sebagai sumber pengetahuan dan penunjang proses pembelajaran.

Pihak sekolah berharap keberadaan perpustakaan yang nyaman dan didukung koleksi bacaan yang memadai dapat semakin meningkatkan minat baca siswa. Selain menjadi pusat literasi sekolah, perpustakaan juga diharapkan mampu membentuk kebiasaan belajar yang positif dan produktif di tengah perkembangan era digital yang semakin pesat. (jpn)