SPMB SMAN 4 OKU 2026 Resmi Dimulai, Jalur TKA dan Aturan Baru Jadi Sorotan

OKU, PENDIDIKAN81 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di sejumlah SMA Negeri di Kecamatan Baturaja Timur mulai berjalan. Memasuki hari kedua pendaftaran, panitia di SMAN 4 OKU mulai melayani proses verifikasi berkas bagi calon peserta didik yang sebelumnya telah melakukan pendaftaran secara online.

Kepala SMAN 4 OKU, Hj. Jumiati didampingi Wakil Kepala Sekolah Hikmatul Jauhari menjelaskan, pelaksanaan SPMB tahun ini dibagi dalam dua tahap dengan sejumlah penyesuaian aturan dibanding tahun sebelumnya.

Tahap pertama meliputi jalur domisili, afirmasi, mutasi, prestasi akademik, prestasi nonakademik, serta jalur nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pendaftaran tahap pertama dibuka pada 25, 26, 29, 30 Mei serta 2 dan 3 Juni 2026.

Sementara itu, tahap kedua dibuka melalui jalur tes akademik dengan jadwal pendaftaran berlangsung pada 15 hingga 18 Juni 2026.

“Pendaftaran dilakukan secara online, sedangkan verifikasi tetap dilakukan langsung di sekolah dengan membawa berkas asli dan fotokopi untuk dicocokkan dengan data yang diinput peserta,” jelas Jumiati.

Menurutnya, proses verifikasi dilakukan untuk memastikan dokumen seperti rapor, akta kelahiran, dan kartu keluarga sesuai dengan data pendaftaran daring yang telah dikirim peserta.

Pada pelaksanaan tahun ini, terdapat beberapa perubahan aturan yang cukup signifikan. Jalur afirmasi dan domisili kini diprioritaskan bagi calon peserta didik yang berdomisili di wilayah Baturaja Timur. Selain itu, jalur prestasi berbasis nilai TKA juga mulai diterapkan sebagai bagian dari proses seleksi.

“Aturan kartu keluarga minimal sudah satu tahun. Kemudian untuk jalur mutasi, peserta harus melampirkan surat perpindahan antar kabupaten dengan masa berlaku maksimal satu tahun,” terangnya.

Di hari pertama pelaksanaan, panitia sempat menghadapi kendala server akibat tingginya jumlah pendaftar yang mengakses sistem secara bersamaan. Namun kondisi tersebut dapat segera diatasi setelah dilakukan penambahan kapasitas layanan.

“Di hari pertama memang sempat terjadi gangguan karena kapasitas pendaftaran cukup tinggi. Tapi laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti tim kami, sekitar lima menit langsung dilakukan penanganan dan Alhamdulillah hari kedua berjalan aman,” katanya.

Panitia juga menyiapkan petugas khusus untuk membantu orang tua maupun calon peserta didik yang mengalami kesalahan saat mengisi data pendaftaran. Sebab, apabila ditemukan ketidaksesuaian data, peserta diwajibkan melakukan reset dan mengulang proses pendaftaran dari awal.

“Kami siapkan panitia pendamping untuk membantu masyarakat. Karena kalau ada kesalahan data, sistem tidak bisa diedit dan harus daftar ulang dari awal,” ujarnya.

Untuk tahap pertama, pendaftaran akan ditutup pada 3 Juni 2026, sedangkan proses verifikasi dijadwalkan berlangsung hingga 4 Juni mendatang.

Panitia memastikan seluruh tahapan penerimaan dilakukan secara terbuka dan sesuai ketentuan yang berlaku. Hasil seleksi nantinya akan diumumkan secara online maupun ditempel di lingkungan sekolah agar dapat diakses masyarakat secara transparan.

Informasi lengkap terkait jadwal, syarat, hingga tahapan seleksi dapat diakses melalui www.spmbsmaoku2026.com⁠ (jpn)