Tirta Raja Kuras Jalur Pipa Bakung, 3.500 Pelanggan Bakal Nikmati Air Lebih Bersih

OKU73 Dilihat

Lintasharian.com, Baturaja – Perumda Tirta Raja berencana melakukan pembersihan menyeluruh pada jaringan pipa distribusi air di kawasan Bakung. Langkah ini diambil untuk menghilangkan endapan lumpur dan kerak yang selama bertahun-tahun menempel di dalam pipa, sehingga kualitas air yang diterima pelanggan bisa semakin baik.

Direktur Utama Perumda Tirta Raja, Bertho Darmo Poedjo Asmanto, mengatakan pembersihan jaringan pipa tersebut akan menggunakan metode flushing. Metode ini dilakukan dengan cara mengalirkan air bertekanan tinggi untuk meluruhkan endapan yang menempel di dinding pipa.

Ia menjelaskan, pembersihan jalur pipa distribusi ini menjadi yang pertama kali dilakukan sejak jaringan tersebut dibangun. Kegiatan ini juga akan dijadikan proyek percontohan sebelum diterapkan di wilayah layanan lainnya.

“Selama ini pengurasan rutin kita lakukan di instalasi pengolahan air (WTP) dan reservoir. Sekarang kami mulai masuk ke jalur perpipaan distribusi agar kualitas air yang sampai ke pelanggan semakin baik,” ujar Bertho saat meninjau Water Treatment Plant (WTP) Bakung, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, jaringan yang akan dibersihkan memiliki panjang sekitar 3 kilometer, dimulai dari WTP Bakung hingga kawasan Simpang Perumahan Guru di Jalan Lintas Sumatera. Jalur ini melayani sekitar 3.500 pelanggan.

Pihaknya memastikan proses pembersihan sudah melalui kajian teknis yang matang sehingga kondisi pipa dinilai aman untuk dilakukan flushing.

Rencananya, kegiatan tersebut akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Proses pengerjaan diperkirakan tidak memerlukan waktu lama.

Jika program ini berjalan sukses, metode yang sama akan diterapkan di berbagai wilayah pelayanan Perumda Tirta Raja sebagai upaya peningkatan standar kualitas air bersih.

Bertho menambahkan, pembersihan jaringan pipa ini juga menjadi bagian dari rencana pengembangan layanan ke depan. Salah satunya dengan melakukan peningkatan kapasitas produksi di WTP Bakung melalui program uprating.

“Ke depan kami juga merencanakan peningkatan kapasitas produksi WTP Bakung. Namun prosesnya dilakukan bertahap karena membutuhkan biaya yang cukup besar,” pungkasnya.(*)