Lintasharian.com, Baturaja – Suasana religius menyelimuti kawasan Masjid Agung Islamic Center Baturaja saat ratusan kafilah dari berbagai penjuru daerah berkumpul mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXII tingkat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (6/4/2026).
Sebanyak 268 peserta dari 13 kecamatan ambil bagian dalam ajang tahunan tersebut. Kegiatan resmi dibuka oleh Bupati OKU, H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd, yang sekaligus menandai dimulainya rangkaian perlombaan bernuansa islami tersebut.
MTQ kali ini mengangkat tema “Tadabbur Al-Qur’an Membentuk Insan yang Berakhlak Mulia”. Tema ini menegaskan pentingnya memahami nilai-nilai Al-Qur’an secara mendalam sebagai landasan membangun karakter generasi yang beriman dan berakhlak.
Prosesi pembukaan diawali dengan pengukuhan Dewan Hakim, yang ditandai dengan penyematan jubah oleh Bupati OKU. Para dewan hakim nantinya akan menilai peserta dalam lima cabang lomba, yakni tilawah, hifzil, fahmil, syahril, dan khat Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembinaan mental dan spiritual masyarakat. Ia menilai kegiatan ini memiliki peran penting dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mempererat kebersamaan antar peserta.
“MTQ ini bukan hanya soal siapa yang terbaik, tetapi bagaimana kita bisa menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehari-hari,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, tetap menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan momentum ini sebagai ajang mempererat silaturahmi.
Menariknya, seluruh kafilah yang berpartisipasi merupakan putra-putri asli daerah OKU. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemerintah daerah karena menunjukkan potensi lokal yang terus berkembang.
Bupati juga mengingatkan Dewan Hakim untuk menjalankan tugas secara profesional dan objektif agar hasil perlombaan benar-benar melahirkan peserta terbaik yang layak mewakili OKU ke tingkat lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda OKU, Jauhari, menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ berlangsung selama enam hari, mulai 5 hingga 10 April 2026, yang dipusatkan di kawasan Islamic Center Baturaja.
Ia menambahkan, para juara di masing-masing cabang akan disiapkan untuk mewakili Kabupaten OKU pada MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan mendatang.
Dengan semangat kebersamaan dan nilai religius yang kental, MTQ XXXII OKU diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga generasi Qur’ani yang mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.(*)
