Pentas Seni SDN 16 OKU Angkat Kreativitas dan Pesan Anti Bullying

PENDIDIKAN406 Dilihat

Lintasharian, Baturaja – Suasana meriah dan penuh antusiasme mewarnai pentas seni perdana yang digelar SDN 16 OKU sebagai penutup kegiatan ekstrakurikuler semester ini. Disaksikan guru dan para orang tua siswa, peserta didik kelas 4, 5, dan 6 tampil percaya diri menunjukkan bakat terbaik mereka melalui seni tari daerah, paduan suara, puisi, karate, taekwondo, hingga teater.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite SDN 16 OKU, Rabin Sani, S.Pd., M.M yang memberikan dukungan terhadap pengembangan bakat dan karakter siswa melalui kegiatan seni.

Penampilan yang paling menyita perhatian datang dari Teater Amertha dengan lakon bertema bullying berjudul “Kenapa”. Cerita tersebut menggambarkan seorang siswa bernama Dudung yang sering menjadi korban ejekan teman-temannya hingga mengalami tekanan batin.

Melalui pertunjukan itu, siswa menyampaikan pesan penting tentang bahaya bullying serta pentingnya saling menghargai dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Pembina Teater Amertha, Nadia Bunga Anggun Putri S.Pd.,Gr mengatakan tema bullying dipilih karena masih sering ditemukan di lingkungan sekolah.

“Melalui pentas ini kami ingin menyampaikan bahwa bullying bukan hal sepele dan pencegahannya menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, nama Amertha berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti abadi, sebagai harapan agar semangat berkarya siswa terus hidup dan berkembang.

Sementara itu, Kepala SDN 16 OKU, Darul Qutni, S.Pd., M.Pd mengapresiasi seluruh siswa dan guru yang telah sukses menyelenggarakan pentas seni perdana tersebut.

“Melalui pentas seni ini kami ingin memberi ruang kepada anak-anak untuk berani tampil, berkarya, dan belajar bekerja sama,” katanya.
Selain pentas seni, kegiatan juga dirangkai dengan pelepasan dua guru, yakni Hj Nurma dan Hj Khaima yang memasuki masa purna bakti. (jpn)